SEHATUncategorized

Makanan Kombinasi Ternyata Kurang Baik, Bisa Menimbulkan Gangguan Kesehatan

ASSAJIDIN.com – Ternyata, ada makanan-makanan tertentu yang tidak baik jika dikombinasikan atau dikonsumsi secara bersamaan. Sebab, akan mengurangi nutrisi satu sama lain hingga berakibat pada gangguan kesehatan.”

Kebanyakan orang hanya memperhatikan rasa dan estetika saat mengonsumsi makanan. Padahal ada hal lain yang juga harus diperhatikan. Salah satunya, kombinasi makanan yang kita pilih.

Untuk kesehatan Rasulullah menganjurkan agar lebih dahulu kita berdoa . Berdoa adalah wujud tanda rasa syukur atas kelimpahan rejeki yang telah diberikan-Nya. Makan dengan di barengi rasa syukur, makanan sesederhana apapun akan terasa nikmat. Tanpa rasa syukur, makanan seenak apapun tak akan pernah memberikan kepuasan, selalu saja ada hal yang dirasa kurang.

Selanjutnya ada pula yang bila kita makan akan bisa menimbulkan penyakit. Karena ternyata ada makanan-makanan tertentu yang justru tidak baik jika dikombinasikan atau dikonsumsi secara bersamaan.

Sebahagian ahli gizi menyebut daftar makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi secara bersamaan karena akan mengurangi nutrisi satu sama lain. Bahkan lebih fatal, kombinasi ini bisa berakibat pada gangguan kesehatan.

Salah satu yang sedang ramai di bicarakan saat ini tentang FC yang dikaitkan dengan sunnah Nabi yang konsekuensinya menjadikan FC sebagai amal ibadah yang berpahala.

FC — atau kita kenal dengan istilah “food combining” — adalah pola makan yang diselaraskan dengan ritme sirkardian (mekanisme alamiah tubuh manusia). Metode ini tidaklah membatasi jenis makanan tertentu, namun mengatur kombinasi makanan sehingga sesuai dengan kemampuan dan siklus pencernaan tubuh.

Dengan menerapkan metode ini diharapkan beban pencernaan akan lebih ringan, tubuh dapat menyerap nutrisi secara sempurna, racun dapat dikeluarkan dari tubuh, dan sisa energi untuk pencernaan dapat disalurkan bagi perbaikan organ tubuh lainnya.

Dalam pola makan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kita mengenal istilah “food balancing” (menyeimbangkan sifat yang berlebih dari suatu makanan dengan lawannya) dalam sebuah artikel muslimah.or.id, sesebutkan,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak membatasi diri pada suatu makanan sehingga tidak makan selainnya. Ini artinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyantap berbagai varian makanan secara berimbang.

Makanan yang dibatasi pada satu atau jenis makanan tertentu tidak baik dari sisi keseimbangan tubuh, yang dapat mengakibatkan tubuh kehilangan keseimbangan sehingga berujung pada rusaknya kesehatan.

Jika salah satu makanan memerlukan penyeimbang (balancing) maka beliau akan makan penyeimbangnya (balancer), seperti panasnya kurma beliau seimbangkan dengan semangka atau mentimun yang bersifat dingin. (Imam Ibnul Qayim Al-Jauziyah dalam Zadul Ma’ad fi Hadyi Khayril ‘Ibad).

 Semangka (biththikh)

Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau makan semangka dengan kurma muda seraya bersabda,

Lihat Juga :  Bayar PBB tidak Susah Lagi, Bisa Lewat Handphone, Begini Caranya

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” يَأْكُلُ الْبِطِّيخَ بِالرُّطَبِ فَيَقُولُ: نَكْسِرُ حَرَّ هَذَا بِبَرْدِ هَذَا، وَبَرْدَ هَذَا بِحَرِّ هَذَا

Kami memecah panasnya ini (kurma muda) dengan dinginnya ini (semangka) dan dinginnya ini (semangka) dengan panasnya ini (kurma muda).” (Sunan Abu Dawud; dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani)

 Mentimun (qitstsa)

Dari Abdullah bin Jafar,

رأيت النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يأكل القثاء بالرطب

Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan mentimun dengan ruthab (kurma muda).” (HR. Bukhari dan Muslim)

‘Ajwah (kurma ‘ajwa)

Dari Jabir dan Abu Said bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

العَجْوَةُ مِنَ الجَنَّةِ وَفِيهَا شِفَاءٌ مِنَ السُّمِّ، وَالكَمْأَةُ مِنَ المَنِّ وَمَاؤُهَا شِفَاءٌ لِلْعَيْنِ

Kurma ‘ajwah berasal dari surga, ia merupakan penangkal racun, daging buahnya manis, yang airnya merupakan obat mata.” (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

 Tin

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ. “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun.” (QS. At-Tin:1)

 Cuka (khallنِعْمَ الْإِدَامُ الْخَلُّ . “Sebaik-baik lauk adalah cuka.” (HR. Muslim)

 Ada juga yang menyarakakan,

1. Teh dan Susu

Perpaduan teh dan susu memang sangat nikmat dikonsumsi. Seperti pada teh tarik. Namun ternyata meminum teh dan susu bersamaan bisa membuat kehilangan manfaat antioksidan pada teh, karena protein susu telah mengikat antioksidan tersebut.

Selain itu, Anda juga tidak akan mendapat manfaat kalsium pada susu, karena tanin (kafein) pada teh akan menurunkan daya serap kalsium di dalam tubuh. Jika ingin mencampur teh dengan bahan lain, maka gunakanlah perasan buah jeruk karena bisa meningkatkan penyerapan antioksidannya.

2. Roti Tawar dan Selai

Roti tawar paling pas jika dikombinasikan dengan selai. Namun ternyata, kombinasi keduanya justru berbahaya bagi kesehatan. Keduanya adalah makanan yang mengandung karbohidrat sederhana yang dapat menaikkan gula darah dengan cepat.

Satu jenis karbohidrat sederhana saja sudah bisa membuat gula darah naik, apalagi jika dibarengi dengan karbohidrat sederhana lain.

Ketika guka darah naik, tubuh harus bekerja keras untuk menurunkannya dengan melepas insulin dari pankreas. Saat sudah turun, efeknya bisa menghabiskan energi dan berpengaruh pada mood seseorang. Ketika hal ini menjadi kebiasaan dalam jangka panjang, bisa menyebabkan masalah pada pankreas dalam menghasilkan insulin yang berakhir pada penyakit diabetes.

 3. Salad dan Salad Dressing Bebas Lemak

Karena menghindari lemak, biasanya orang makan salad dengan dressing bebas lemak. Padahal, lemak menjadi gizi yang membantu penyerapan nutrisi pada salad yang kita makan.
Karotenoid pada buah dan sayur yang bermanfaat mencegah kanker, penyakit kardiovaskular dan penyakit degeneratif lainnya, akan mudah terserap bila dimakan dengan dressing yang mengandung lemak daripada yang bebas lemak.

Lihat Juga :  Bersama Mega Wisata Menyaksikan Kebun dan Taman Kota Thaif yang Pernah dihuni Rasulullah

4. Telur dan Daging

Bagi Anda yang sering merasa kurang lengkap makan hanya dengan telur lalu menambahkan kocokan telur dengan daging atau kornet, sebaiknya mulai mengindari hal ini. Satu jenis protein saja memakan waktu yang cukup lama untuk dicerna, apalagi jika banyak.

Sebaiknya, jika Anda mengonsumsi sumber protein hewani, dibarengi dengan sayuran saja. Jika memang terpaksa memakan protein hewani lebih dari satu, makan dengan sayuran yang kaya kandungan air seperti bawang, kembang kol, brokoli, dan selada.

5. Sereal dan Jus Jeruk

Asam pada jus jeruk atau buah asam lainnya dapat menghancurkan enzim yang bertugas untuk mencerna pati atau karbohidrat yang ada di sereal.

Terlebih lagi jika makan serealnya dengan susu, jus jeruk atau sumber buah asam lainnya bisa menggumpalkan susu. Jika Anda terbiasa mengkombinasikan susu, sereal dan jus jeruk sebagai menu sarapan, minumlah jus jeruk paling tidak 30 menit sebelumnya.

6. Daging dan Kentang

Mengonsumsi makanan sumber karbohidrat dengan protein hewani kurang baik bagi tubuh. Misalnya, makan daging dengan kentang, pasta dengan dgaing ayam, dan sejenisnya. Sebab, perbedaan enzim pencernaan kedua zat tersebut membuat zat gizi keduanya tidka tercerna dengan baik saat dimakan bersamaan.

Sebaiknya, saat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, tidak dengan sayuran yang kaya karbohidrat seperti kentang. Kalau pun terpaksa, tambahkan sayuran hijau dalam menu makanan Anda untuk mengurangi efek negatifnya

PANTANGAN
Berikut adalah makanan yang TIDAK BOLEH diamakan Bersamaan..
1. Jangan makan SUSU + DAGING
2. Jangan makan DAGING + IKAN
3. Jangan makan IKAN + SUSU
4. Jangan makan AYAM + SUSU
5. Jangan makan IKAN + TELUR
6. Jangan makan IKAN + DAUN SALAD
7. Jangan makan SUSU + CUKA
8. Jangan makan BUAH + SUSU
9. JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI
(yang baik.. makanlah buah terlebih dulu, baru makan Nasi)

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Editor: Bangun Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button