SYARIAH

Hukum Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun dari Penjelasan Ustad Abdul Somad

AsSAJIDIN.COM — Berikut ini penjelasan Ustadz Abdul Somad Doa Ustadz Abdul Somad, Lc. MA mengenai Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun!

Melansir dari video youtube ceramah Ustadz Abdul Somad, Lc. MA dalam sekmen tanya jawab dengan para ulama di channel Bujang Hijrah
Ustad Abdul Somad membacakan salah satu pertanyaan dari jemaah yang tertulis di potongan kertas.

Pertanyaan tersebut tertulis ‘Apa ada Doa Awal Tahun dan Akhir Tahun yang diajarkan Nabi Rasulullah SAW?

‘Bagaimana Nabi mengajarkan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, awal tahun Hijriah itu ada baru pada pemerintahan Umar Bin Khattab” Jawab Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.

Dilanjutkannya UAS, masa Nabi Rasulullah SAW saat meninggal tidak ada kalender, Pemerintahan Abu Bakar sahabat Rasulullah SAW tidak ada kalender, Pemerintahan umar bin khattab baru ada kalender Hijriah.

“Kalender Hijriah atas usul dari sahabat namanya Muaz (Abu Musa Al-Asy’ari)”. Jelas UAS
Jadi kalau ditanya apa pernah Nabi Muhammad SAW mengajarkan, Tidak! tapi kalau pertanyaannya apa boleh di baca, Boleh! karena tidak semua musti dari Nabi, perbuatan Nabi.” Terangnya.

Lihat Juga :  Syafaat itu Apa dan Hukum Meminta Syafaat

Kembali Ustad Abdul Somad menjelaskan bahwa dalam sunah itu ada tiga macam.

“Sunah itu ada tiga yakni sunah qauli , sunah fi’li , dan taqriri. Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun termasuk dalam dalil umum disuruh kita berdoa” Kata UAS

Bacaan doa awal tahun

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اَللّٰهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الأَوَّلُ, وَعَلَى فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ, وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ, نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ, وَاْلعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ, وَاْلاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin :

Wa Shallallaahu ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Wa ‘Alaa ‘aalihi wa Shahbihii Wa Sallam. Allaahumma Anta Abadiyyul Qadiimul Awwalu, Wa ‘Alaa Fadhlikal ‘Azhimi Wujuudikal Mu’awwali, Wa Haadza ‘Aamun Jadidun Qad Aqbala Ilaina Nas’alukal ‘Ishmata Fiihi Minasy-Syaithaani Wa Auliyaa’ihi Wa Junuudihi Wal’auna ‘Alaa Haadzihin Nafsil Ammaarati Bis-suu’i Wal Isytighaala Bimaa Yuqarribuni Ilaika Zulfa Yaa Dzal Jalaali Wal Ikram Yaa Arhamar Raahimin, Wa Shallallaahu ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi Wa ‘Alaa Aalihi Wa Shahbihii Wa Sallam.

Lihat Juga :  Keutamaan Sholat Hajat, Niat, Tata Cara dan Bacaan Doanya

Artinya :

“Dengan menyebut Asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan dan penghulu kita Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau.

Ya Allah! Engkau dzat yang kekal, yang tanpa permulaan, yang awal (pertama) dan atas kemurahan-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba.

Kami mohon kepada-Mu pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya). Dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat yang Maha Belas Kasih! Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button