MOZAIK ISLAM

Memahami Perbedaan Penggunaan Kalimat Bi idznillah dan Insya Allah

AsSAJIDIN.COM — Bi idznillah sering kita temui dalam beberapa kalimat berbahasa Arab. Apakah arti kata bi idznillah ini?

Secara bahasa arti bi idznillah adalah dengan izin Allah SWTt.

Kalimat ini biasanya dijadikan penyemangat ketika seseorang sedang berusaha menggapai apa yang diinginkannya.

Karena semua hal yang terjadi di dunia ini pasti atas izin Allah swt.

Tidak ada satu halpun yang terjadi bukan karena izin Allah swt.

Sebagaimana yang tercantum dalam Al-quran surat Al-An’am ayat 59 yang artinya sebagai berikut:

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz).” (QS Al-An’am : 59).

Lihat Juga :  Penjelasan Hadits ‘Mengucapkan La ilaha illallah maka Masuk Surga’

Apa bedanya dengan insya Allah?
Diketahui bahwa insyaallah artinya juga atas izin Allah. Lalu adakah perbedaan dalam penggunaan kata biidznillah dengan insyallah? berikut penjelasannya

Dikutip dari tafsir.id

Al-Ustadz Quraish Shihab menjelaskan ketika seseorang berkata In Syaa Allah, ia akan menggambarkan dalam benaknya bahwa ucapannya tidak mustahil terjadi. Pun demikian, ia tidak bisa memastikan terjadi sesuatu karena ia tak berucap dengan kata Idza.

Oleh sebab itu, dengan menggunakan kata In, seseorang tak akan kehilangan optimisme. Ia telah menyediakan ruang dalam hatinya untuk menghindari sebuah kekecewaan jika apa yang diinginkan tak terwujud.

Lihat Juga :  Meneladani Kedermawanan Khalifah Abu Bakar

Sedangkan kalimat Biidznillah, sama sekali tidak ada keterlibatan dengan siapapun kecuali Allah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button