MOZAIK ISLAM

Profil Husain Basyaiban, Pemuda yang Aktif Berdakwah di Media Sosial Miliki 4,7 Juta Follower

AsSAJIDIN.COM  — Husain Basyaiban atau akrab dipanggil Gus Ucen merupakan salah satu pemuda yang aktif berseliweran berdakwah melalui media sosial miliknya dan mengajak para follower (pengikut) nya dalam kebaikan. Ia merupakan artis TikTok yang berasal dari Madura dengan wajah seperti keturunan Arab.

Dalam akun chanel youtube Basyasman yang diunggah 1 tahun yang lalu, ia menceritakan bagaimana awal mula dirinya bisa menjadi banyak dikenal orang melalui media sosial.

Sejak kecil, ia sangat menyukai public speaking (berbicara didepan umum) ataupun berbicara didepan kamera. Husain Basyaiban mulai aktif membagikan konten dakwah pada tahun 2018 lalu lewat unggahan di Instagram. Setelah itu, Husain berpikir bahwa ia ingin menyampaikan apa yang dipelajarinya selama ini bisa bermanfaat bagi orang lain.

Pemuda yang lahir di Mekkah, 12 Agustus 2002 ini sejak kecil selalu diajarkan dan ditanamkan ilmu agama oleh kedua orangtuanya. Ia juga terbiasa sejak kecil membuat video dakwah melalui kamera ponsel miliknya.

“Awal mulanya, saya dan abi sering mengaji bersama dan sempat terfikirkan untuk membuat content video sesuai yang dipelajari bersama abiku. Lalu saya buatlah bermacam video dakwah tapi belum diupload di media sosial,”Ujarnya yang saat ini sedang menempuh ilmu pendidikan Sarjana Jurusan Ilmu Hadist Di UIN Surabaya.

Lihat Juga :  Lafadz Istighfar yang Diajarkan Syaikh Yusuf al-Makassari

Hingga suatu saat, ia melihat content di instagram milik pemuda arab @Bin_odahx yang akhirnya membuat ia berani mengunggah video dakwah di Instagram dan mendapatkan reapon positif dari penonton.

Tak hanya aktif berdakwah di akun media sosial Instagram dan Youtube. Ia juga aktif mengunggah video dakwah di akun tiktok miliknya @Basyasman00 sejak tahun 2020. Saat ini, akun tiktok miliknya mempunyai 4,7 Juta pengikut dan Akun Youtube telah memiliki 98,1 ribu subscriber.

Akan tetapi, meskipun banyaknya pengikut di akun media sosial miliknya. Ia menegaskan tolak ukur berhasil atau tidaknya dakwah itu bukan terletak pada banyak atau sedikitnya followers.

“Andaikata tolak ukur kebenaran dan kebaikan itu ditentukan oleh banyaknya followers atau pengikut. Niscaya sekarang yang menduduki tahta terbesar dalam kebaikan dan kebenaran adalah fir’aun dan qorun. Oleh karena itu, jangan fokus kepada jumlah follower dan viewers yang ada tetapi fokus apa yang ada pada hari ini,”katanya.

Jika yang saat ini masih sedikit pengikut dan penontonnya, maka teruslah tebarkan dakwah kebaikan dan jangan berhenti dititik itu.
“lalu jika dakwah anda tidak berkembang, berarti ada yang salah, lihat dan perbaiki apa yang salah. Kita hidup saat ini yang menghadapi orang-orang yang jauh dari agama. Oleh karenanya kita harus mencari cara salah satunya dengan soft branding,”katanya.

Lihat Juga :  Mengomentari Sesuatu Berdasarkan Prasangka, Sebuah Hikmah

Saat ini, ia juga merambah kedalam dunia bisnis yaitu @muta.indonesia yang merupakan bisnis di bidang fashion pakaian ‘Elegant Indonesian Moslem Wear’ dan @tawazun.idn

Husain cukup tertutup perihal kehidupan pribadinya. Nama orang tua Husain Basyaiban juga masih belum diketahui namun ia pernah membagikan sosok sang ayah di TikTok dan instagramnya.

“Bahasa yang benar-benar aku kuasai cuma dua, Madura dan Indonesia. Ya karena aku lahir di sini. Terus bahasa Arab Ahm atau bahasa Arab pasaran atau yang biasa digunakan untuk diskusi sehari-hari,” kata Husain dalam video YouTube Husain Ba Syaiban yang diunggah pada 15 September 2020.

Berbicar mengenai pasangan, ia mengatakan bahwa ia juga merupakan manusia normal pada umumnya. Ia menyukai perempuan yang kalem dan tidak suka pasangan yang banyak bicara serta mempunyai akhlak yang baik.
“Saya tidak terlalu menyukai perempuan yang terlalu cantik. Standart saja, jangan terlalu cantik dan jangan juga terlalu dibawahnya. Terpenting akhlaknya baik,”katanya. (*/tri jumartini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button