KELUARGA

Mau Nikah? Ketahui Pentingnya Test Pre-Marital Pra Nikah untuk Calon Pengantin

ASSAJIDIN.COM – – Menikah merupakan salah satu bentuk ibadah umat muslim dan juga untuk mendapatkan keturunan yang berkualitas. Namun, banyak hal yang perlu dipersiapkan mulai dari mental, fisik juga kesehatan.

Menjalani tes kesehatan sebelum menikah juga penting untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan genetik, penyakit keturunan, maupun infeksi menular tertentu yang diidap calon pengantin, serta bagaimana pengaruhnya kesehatan di masa tua, juga agar dapat menghasilkan anak yang berkualitas.

Premarital Check Up adalah serangkaian tes kesehatan yang dilakukan sebelum menikah untuk mengetahui kondisi kesehatan calon suami istri dan calon pengantin yang ingin hamil.

Dokter Spesialis Obgyn Konsultan Obstetri Ginekologi Sosial, dr. H Firmansyah Basir Sp.OG(K) -Obginsos, Mars mengatakan Waktu terbaik dilakukan yaitu 6 bulan sebelum menikah.

“Diberi waktu 6 bulan agar kita bisa mengambil keputusan dan mengatasi dengan cepat jika memang adanya penyakit atau permasalahan di calon suami istri ini. Bahkan disarankan jika masalah ini cukup berat, maka untuk menunda kehamilan ataupun bahkan pernikahan sehingga dapat mengetahui masing-masing kondisi pasangan dan tidak akan menjadi penyesalan dan permasalahan dikemudian hari,”katanya dalam Live Streaming PromkesRSMH, Rabu sore (10/11/21).

Lihat Juga :  Isu Culik, Ciptakan Rasa Aman, Mulai dari Diri Sendiri

Test Pre – Marital ini dinyatakan sebaik baiknya dilakukan sehingga pada saat menikah, para calon pengantin sudah siap hamil dan menghasilkan kehamilan dan keturunan yang baik.

“Proses ini tentunya memiliki jangka panjang yang baik, jangan sampai nanti kedepannya ada kondisi permasalahan. Dan menghasilkan keturunan anak yang sangat optimal, tidak terinfeksi, kecacatan dan kelainan keturunan,” ujarnya di Graha Eksekutif RSMH pada Festival Layanan Medis dan Tradisional Nusantara Terstandar RSMH dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 54.

Pemeriksaan dianjurkan bagi kedua belah pihak. tidak hanya calon istri saja, akan tetapi calon suami pun harus ikut melakukan pemeriksaan.

“Paling ideal dan optimah yah dilakukan pemeriksaan kedua pasangan agar kedua belah pihak sama sama tahu. Misalnya, setelah melakukan test maka hasil calon istri dalam keadaan baik, tetapi calon suami ada infeksi pembekuan darah, maka hal itu cepat diketahui dan diatasi sebelum menikah,”katanya.

Test Pra – Marital pun juga tidak terpaut pada usia. Semua jenis umur dapat konsultasi terlebih dahulu agar dapat mengetahui dan mengatasi permasalahan yang ada di kedua belah pihak agar mendapatkan keturunan yang berkualitas.

Lihat Juga :  Tiga Kunci Utama Keluarga Bahagia¬†

Adapun Jenis pemeriksaan Pre – Marital dimulai dari pemeriksaan lengkap yaitu di dokter akan bertanya kepada calon pengantin mengenai riwayat penyakit sebelumnya. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara umum seperti tensi, nadi, nafas, fisik, berat badan atau adakah permasalahan yang ada pada calon juga tidak lupa pemeriksaan pada kandungan calon istri.

“tidak lupa, ini juga unggulan kita yaitu pemeriksaan tentang adanya kelainan komonital, selebihnya pemeriksaan ini dilakukan pada infeksi seperti rubela atau lainya dan dilakukan vaksinasi terlebih dahulu, semua di periksa termasuk alergi agar jika hamil nanti tidak mempengaruhi kehamilannya,”katanya.

Untuk mendapatkan test Pre – Marital dapat dilakukan di Rumah Sakit Mohamad Hoesin (RSMH) ataupun di Graha Eksekutif RSMH pada jam kerja praktek.

Dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan sarana prasarana sudah memadai. Calon pengantin dapat menghubungi juga melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0813-6995-3387.(TRI JUMARTINI)

Back to top button