Uncategorized

Sushi ini Beda, tidak Mentah dan Sesuai Selera “Wong Palembang”

AsSAJIDIN.COM — Sushi merupakan makanan asal Jepang, dengan bahan dasar nasi, lauk (ikan/ seafood) dan sayuran. Dengan ciri khas asli dari asalnya, Sushi biasanya disajikan mentah dari bahan-bahan yang masih sangat segar.

Namun, untuk menyesuaikan selera masyarakat Palembang, Sukurakita menyediakan Sushi dengan bahan yang sudah dimasak. Nissya Intan, Owner Sakurakita di Sakurakita yang ada di Jalan Soekarno Hatta Bukit Baru mengatakan, pedas menjadi salah satu rasa khas selera kebanyakan orang Palembang.

“Kita modifikasi Sushi ini sesuai lidah orang Palembang yaitu dengan bahan dimasak dan rasa asin, pedes dan gurih,” katanya.

Lihat Juga :  Herman Deru: Jangan Rusak Keutuhan dengan Perbedaan

Ia membuat Sushi ini dengan menyesuaikan rasa lidah orang Palembang, supaya diminati dan disukai. Sebab tak semua orang suka dengan bahan mentah. “Pada dasarnya Sushi itu dibuat dari bahan-bahan yang mentah dan segar, tetapi kita buat dengan bahan yang sudah dimasak,” katanya.

Nah untuk membuat Sushi ala Palembang ini bahan-bahannya seperti nori, nasi, crab stick, timun, wortel, keju dan kriuk. Untuk topingnya bisa menggunakan mayones original, spicy, telur ikan terbang, unagi, wakame atau rumput laut yang difermentasi, dan salmon.

Cara membuatnya, letakan norinya diatas alat atau namanya Sushi maker, lalu letakan nasi diatas nori dan ditekan-tekan sampai rata dan padat. Kemudian dibalik dan letakan crab stick, timun, dan wortel kemudian digulung sampai padat. Setelah jadi taburi sesuai selera.

Lihat Juga :  Adipura dan Persoalan Sampah yang Belum Tuntas di Masyakarat

“Untuk harga Sushi yang berposisi mulai Rp18.000. Namun kita juga ada yang paketan Rp155.000, dapat empat vairan Sushi dan juga drink tower, minuman yang bisa untuk ramai-ramai,” katanya.

Menurut Nissya dalam sehari bisa ratusan porsi Sushi terjual. Sakurakita ini sudah ada sejak 2013 secara online, lalu sejak 2014 sudah ada tempat khusus jualnya di Sukarno Hatta. (pitria)

Back to top button