Uncategorized

Kumpulan Ayat Alquran tentang Pentingnya Bersedekah dan Meruginya Orang yang Kikir

ASSAJIDIN.COM — Ajaran Allah adalah Takwa. Di dalam takwa ada satu poin yang sangat kuat, yaitu sedekah baik ketika lapang maupun sempit. Dalam keadaan kaya kita diwajibkan sedekah, dalam keadaan kekurangan pun kita diwajibkan sedekah sesuai kemampuan,
Q.S. At-Talaq(65):7,
”Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan”.
Sedekah adalah pengajaran dari Allah, akan tetapi manusia banyak berpaling dan berlaku kikir,
Q.S. Muhammad(47):38,
“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya, sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini)”.
Setan adalah musuh manusia yang nyata. Tugas setan adalah menyuruh manusia untuk berbuat kejahatan yaitu kikir, menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan sehingga tidak mau bersedekah, demikian yang diberitakan Allah dalam Q.S. Al-Baqarah(2):268.
”Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui”.
Itulah pekerjaan setan, menyuruh kita berbuat jahat yaitu kikir, makanya tidak heran sangat berat untuk bersedekah.
Setan yang dikirim Allah tidak menakut-nakuti orang-orang kikir untuk pergi haji, bahkan mendorong mereka untuk pergi haji, sehingga tanpa beban sedikitpun mereka mengumpulkan puluhan juta demi titel haji, bahkan sampai menjual tanah, menjual rumah, rebutan warisan untuk bisa pergi haji, kalau bisa tiap tahun.
Dan jika setan sudah dikirim Allah, maka mereka tetap menyangka bahwa yang mereka kerjakan mendapat petunjuk,
Q.S. Az-Zukhruf(43):36-37,
”Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (*)
Back to top button