NASIONAL

Selamat Jalan, Para Syuhada… 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

Oleh: Muttaqien

Sering aku mendengar berita musibah..
Tapi entah kenapa kali ini begitu menyayat. Kuikuti setiap berita, perkembangan tentang keselamatan kalian, tapi semakin hari semakin tipis harapan..

Dan akhirnya musnah. Kepingan-kepingan badan kapal yang ditemukan menunjukkan bukti bahwa kapal kalian pecah. Tekanan dalamnya laut membuat sekuat apapun baja, akan remuk seperti kaleng minuman yang diremas. Dinding itu pasti terkoyak..
Setiap hari aku membayangkan betapa kosongnya situasi yang kalian hadapi. Kalian pasti ketakutan luar biasa. Gelap. Panas. Pengap. Kurangnya oksigen. Teman disamping pingsan kehabisan udara..

Ditambah suara mengerikan dinding kapal yang berdentam seperti dipalu oleh godam raksasa. Sekuat2nya mental, itulah saat yang menyiutkan nyali seorang manusia.
Pada situasi kritis itu, kalian pasti membayangkan orang rumah. Kerinduan yang amat sangat pada seruan anak kecil yang tersenyum menyambut di pintu rumah. “Papa pulang..” dan itu saja sudah membuat bahagia.

“Papa gak bisa pulang, nak.. Maafkan papa gak bisa menemani kamu sampai besar..” begitu pasti hatimu teriris. Dan sesudah semua kerinduan itu, pasrahpun memenuhi dada. “Tuhan, aku berserah..” Aku membayangkan airmata dimata kalian mengalir deras.

Ah, kalian tidak pergi. Tidak. Kalian hanya menyelam lebih dalam lagi. Ke alam yang lebih kekal. Dimana karpet merah dibentangkan, dengan tepukan gemuruh menyambut kalian, “Selamat datang, para syuhada. Nikmatnya surga sudah kami sediakan..”
Selamat jalan, pelautku..
Insya Allah SURGA tempat kalian

 

Daftar personel di KRI Nanggala-402

1. Letkol Laut (P) Heri Oktavian
2. Mayor Laut (P) Eko Firmanto
3. Mayor Laut (T) Wisnu Subiyantoro
4. Kapten Laut (E) Yohanes Heri
5. Kapten Laut (P) I Gede Kartika
6. Lettu Laut (P) Muhadi
7. Lettu Laut (P) Ady Sonata
8. Lettu Laut (P) Imam Adi
9. Lettu Laut (T) Anang Sutriatno
10. Letda Laut (E) Adhi Laksmono
11. Letda Laut (P) Munawir
12. Letda Laut (T) Rhesa Tri
13. Letda Laut (T) Rintoni
14. Letda Laut (P) M Susanto
15. Serka Bah Ruswanto
16. Sertu Bah Yoto Eki Setiawan
17. Sertu Ttu Ardi Ardiansyah
18. Sertu Kom Achmad Faisal
19. Sertu Kom Willy Ridwan Santoso
20. Sertu Eko M Rusdiyansyah
21. Sertu Eki Ryan Yogie Pratama
22. Sertu Mes Dedi Hari Susilo
23. Serda Bah Bambang Priyanto
24. Serda Kom Purwanto
25. Serda Kom Eko Prasetiyo
26. Serda Ttu Harmanto
27. Serda Ttu Lutfi Anang
28. Serda Atf Dwi Nugroho
29. Serda Ede Pandu Yudha Kusuma
30. Serda Eta Misnari
31. Serda Saa Setyo Wawan
32. Serda Lis Hendro Purwoto
33. Serda Mes Guntur Ari Prasetyo
34. Serda Lis Diyut Subandriyo
35. Serda Lis Wawan Hermanto
36. Serda Lis Syahwi Mapala
37. Serda Lis Wahyu Adiyas
38. Serda Lis Edi Wibowo
39. Kopda Eta Kharisma D.B
40. Kopda Tlg Nugroho Putranto
41. Kopda Mes Khoirul Faizin
42. Kopda Trb Maryono
43. Klk Eta Roni Effendi
44. KLK Eta Distriyan Andy P
45. KLS Isy Raditaka Margiansyah
46. KLS Isy Gunadi Fajar R
47. KLS Nav Denny Richi Sambudi
48. KLS Mes Muh Faqihudin Munir
49. KLS Nav Edy Siswanto
50. Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Non ABK)
51. Letkol Laut (E) Irfan Suri (Non ABK)
52. Mayor Laut (E) Whilly (Non ABK)
53. Suheri –PNS (Non ABK)
[4/24, 10:25] Mare (OSZA): *Mari kita DOA kan untuk KRI Nanggala 402… Sebab oksigen yang tersisa hanya sampai hari SABTU ini JAM 3 DINI HARI. KUATKAN & KENCANGKAN DOA KEPADA Allah Yang Maha Kuasa*

Lihat Juga :  Prihatin Perpres tentang Minuman Keras, Pengamat Pendidikan Sumsel Ajak Generasi Muda Kritis

( Sang Pelenyap Dalam Senyap)

Sang Nanggala 402 bekerja tanpa sanjungan
Berkarya tanpa pujian.
Menggetarkan dalam tiap tugas dan serbuan
Karena satu kalimat :melaksana kan kewajiban.

Nanggala hanya memiliki setia.
*”The order of command”*: perintah komando
Dari pemiliknya: rakyat Indonesia.
Yang mengamanah kannya pada TNI AL
Bertugas menjaga kedaulatan setiap jengkal perairan Nusantara
Dari para pengganggu dan penyusup

Berpuluh tahun bertugas dalam tenang,
Bukan waktu yang singkat.
Tentu juga tidak mudah.
Mengarungi samudera pengabdian
Bergerak sendiri dalam gelap.
Di dasar dalam senyap

Lihat Juga :  Tuntut Pembatalan Omnibuslaw UU Cipta Karya, Ribuan Mahasiswa Sumsel Unjuk Rasa

*Dengan semboyan : Nagabaswara Jalayudha Pamungkas*
Dan moto: *Tabah Sampai Akhir*
Saat ini,
ketabahanmu sedang diuji
Kesabaranmu ditempa keras
Ketenanganmu meyakinkan
Tentang KeMahaBesaran Tuhan.
Tidak ada kekuatan yang tertinggi selain kuasaNya.
Dan tidak ada yang tidak mungkin bagiNya.
Maka jadilah segala hal yang mustahil menjadi nyata.

Nanggala 402 adalah milik rakyat Indonesia
Para awaknya adalah milik Allah Yang Maha Rachman dan Rachim

Mari kita semua, seluruh rakyat Indonesia Bersama berdoa dikhususkan pada seluruh awak dan personel Kapal Selam Nanggala 402, diberi tempat di Sisi-Nya.

 

Back to top button