Uncategorized

Tata Aset Sesuai Fungsi, Puluhan Mobdin Pemkot Palembang Diaudit

AsSAJIDIN.COM –— Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melaksanakan pemeriksaan internal terhadap ratusan mobil dinas (Mobdin) pengadaan tahun 2020 dan kendaraan lama yang notabene merupakan aset di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang Zulkarnain mengungkapkan, pelaksanaan pemeriksaan internal terhadap mobil dinas yang dilakukan oleh BPKAD tersebut berdasarkan surat tugas nomor 005/172/BPKAD/2020.

“Realisasi pemeriksaan ini tidak hanya soal kinerja maupun laporan keuangan saja, namun sebagai implementasi audit oleh BPKAD, tim kami juga melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen terhadap mobil dinas tersebut,” ujar Zulkarnain,  Sabtu (13/2/2020).

Lihat Juga :  Peserta Lelang Jabatan Harus Cerdas dan Amanah, Berikut Bocoran Prosesnya

Pelaksanaan pemeriksaan kendaraaan dinas roda empat Pemkot Palembang telah dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB, langkah ini berorientasi pada penertiban aset kendaraan baik yang berada di lingkup Sekretariat maupun SKPD lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

Guna menata aset- aset yang sesuai fungsi, tempat dan peruntukannya, Pemeriksaan internal terhadap kendaraan dinas ini sangatlah penting.

“Pada akhirnya, pemeriksaan internal ini bersifat krusial untuk penyempurnaan kelengkapan aset Pemkot Palembang, terutama aset kendaraan dinas,” katanya.

Adapun dinas terkait yang diperiksa kendaraannya yaitu mencakup Sekertariat Daerah, Sekertariat DPRD, Kecamatan Ilir Timur I, Kecamatan Ilir Timur II, Kecamatan Jakabaring, Kecamatan Bukit Kecil, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan permukiman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.(*)

Lihat Juga :  Pesan Tersirat Bang Haji di Lagunya yang Baru "Dosa yang Menghantui"

Penulis: tri jumartini

Back to top button