Uncategorized

5 Mahasiswa Didakwa Merusak Mobil Aparat Saat Demo “Omnibuslaw’ Divonis Bebas tapi Tetap dalam Pengawasan

ASSAJIDIN.COM — Tangis haru langsung pecah saat Majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan vonis bebas dan hanya dihukum  percobaan kepada terdakwa lima mahasiswa yang ditangkap lantaran merusak mobil aparat kepolisian saat demo menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Dalam putusannya majelis hakim yang diketuai Sahlan Effendi menjatuhkan pidana hukuman percobaan 10 bulan penjara terhadap terdakwa dan memerintahkan agar para terdakwa segara dibebaskan dalam waktu 1×24 jam setelah putusan dibacakan tegasnya” yang kemudian diiringi ketok palu tanda sahnya putusan pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (28/1/2021).

Sebelumnya JPU Kejati Sumsel menuntut dua tahun penjara terhadap lima mahasiswa di Palembang yang ditangkap lantaran merusak mobil aparat kepolisian saat demo menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Selasa (5/1/2021).

Lihat Juga :  Warga Lampungpun Nikmati Pemandangan Indah dari Jembatan Musi IV

Sontak hal ini menuai air mata dari para keluarga termasuk orang tua kelima terdakwa yang hadir langsung ke ruang persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

Para terdakwa merupakan mahasiswa dari beberapa Universitas di Kota Palembang. Aapun identitas dari kelima terdakwa yaitu M. Bartha Kusuma (Stisipol), Naufal Imandalis,(Politeknik Unsri) Rezan Septian Nugraha(UMP ), Awwabin Hafiz Kodan (UIN Raden Fatah) M Haidir Maulana (UMP).

Saat membacakan tuntutannya, JPU menyebut kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan dengan sengaja menghancurkan barang berupa 1 unit mobil merk Daihatsu Terrios warna oranye yang bertuliskan PAM OBVIT. Atas hal tersebut kelima terdakwa telah melanggar pasal 170 KUHP.

Lihat Juga :  Siap-siap!!! Akan Ada Rekayasa Lalu Lintas Baru, di Enam Kawasan ini di Palembang

“Atas perbuatan kelima terdakwa, agar majelis hakim mengadili para terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun,” tegas JPU Susanti.

Saat di konfirmasi Kombes Pol Supriadi perihal vonis percobaan 10 bulan kepada mahasiswa karena terbukti melakukan pengerusakan mobil, menjelaskan yang bersangkutan tetap dihukum dan harus menjalaninya  tapi di luar tahanan dalam kurun waktu 10 bulan ini tetap dalam pengawasan dan peroses pembebasan sesuai putusan pengadilan sore ni kami akan mengeluarkan surat pengeluaran keputusan hakim. Ujarnya. (*/Hendy Saputra)

Back to top button