NASIONAL

29.840 Vial Vaksin Covid-19 Susulan Tiba di Palembang

ASSAJIDIN.COM –Vaksin covid-19 tahap pertama yang berasal atau dikirim dari pemerintah pusat untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali tiba di Cool Room atau tempat penyimpanan Vaksin di Daerah Sekip kota Palembang.

Vaksin Covid-19 tiba di Cool Room atau tempat penyimpanan Vaksin di Daerah Sekip kota Palembang tersebut sekitar Pukul 22.00 WIB dan dikawal dengan ketat oleh aparat keamanan.

Setelah tiba dilokasi penyimpanan tampak vaksin Covid-19 tersebut dipindahkan atau diturunkan oleh petugas ke tempat penyimpanan yang telah disediakan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, H. Ferry Yanuar, SKM.,M.Kes mengatakan, vaksin covid-19 yang tiba pada malam hari ini merupakan vaksin covid-19 tahap pertama. “Ya, ini maaih alokasi vaksin covid-19 untuk tahap pertama,” katanya

Lihat Juga :  Warga Bisa Vaksinasi Covid-19 Lagi, Dinkes Siapkan 4.000 Dosis

Lanjutnya, untuk tahap pertama provinsi Sumsel mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 59840 vial. “Kemarin kan kita sudah menerima sebanyak 30 ribu vial vaksin, nah malem ini sisanya yaitu sebanyak 29840 vial,” ujar Ferry

Ferry menjelaskan, vaksin covid-19 yang baru tiba malam ini masih diperuntukkan untuk tenaga kesehatan (nakes). “29840 vial vaksin covid-19 ini masih untuk nakes. Dan kita perkirakan sampai dengan bulan April nanti masih lanjut untuk nakes. Kalau untuk masyarakat mungkin untuk tahapan selanjutnya atau setelah selesai nakes,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, vaksin yang tiba pada malam hari ini sekitar 5700 vial akan didistribusikan pihaknya ke Kota Palembang. “Kota Palembang kan butuh sebanyak 29 ribu vial, kemarin sudah diambil 23 ribu vial nah sisanya yang tiba malam hari ini,” ungkap Ferry

Lihat Juga :  Ikut Amankan PON Papua, Polda Sumsel Berangkatkan 100 Personel Satbrimob

Ferry menambahkan, pengambilan vaksin untuk kota Palembang ini akan dilakukan besok pagi. “Untuk sisa vaksin yang lainnya masih akan kita simpan ditempat penyimpanan sembari menunggu instruksi selanjutnya dari kementerian kesehatan,” katanya (MN)

Back to top button