PENDIDIKAN

Program Indonesia Pintar Disoal di Palembang, Nama yang Keluar tidak Sama dengan yang Direkomendasikan

AsSAJIDIN.COM — SD Negeri 57 Palembang menyesalkan adanya Program Indonesia Pintar (PIP) yang dijalankan oleh Pemerintah tidak memiliki sistem yang profesional.

Pasalnya, banyak data-data yang tidak sesuai dengan permintaan sekolah sehingga hasilnya pun berbeda. Mulai dari data penerima PIP yang sudah masuk SMP tapi masih dapat dari sekolah asal yakni SD bersangkutan.

” Tahun lalu siswa yang diusulkan 350 siswa hanya 300 yang terealisasi, dan tahun ini dari 350 siswa yang di usulkan hanya 271 yang terealisasi,” ujar Kepala SD Negeri 57 Palembang M Fazkurullah SPd, Jumat (15/1/2021).

Ia menambahkan bantuan PIP adalah untuk anak-anak yang pintar, anak-anak yang berprestasi dan anak-anak yang kurang mampu. “Jadi pemerintah seharusnya, sesuaikan dengan permintaan data yang diberikan oleh pihak sekolah, karena data yang diberikan oleh pihak sekolah itu adalah data yang akurat, yang betul-betul dibutuhkan oleh siswa,” jelas Fazkur.

Lihat Juga :  Melihat SDN 30 Palembang, Telaten Didik Anak Berkebutuhan Khusus tanpa Membedakan Anak Normal

Selain itu kata Fazkur, pemerintah juga harus mengupdate setiap tahun data-data yang diberikan oleh pihak sekolah. Ia mencontohkan ada 5 siswanya yang tidak bisa mengurus PIP di SMP mereka bersekolah sekarang.

” Mereka tetap dapat uang PIP tersebut tapi mengurusnya harus tetap dari SD tempat mereka berasal dapat, artinya kan mempersulit siswa, ia kalau SMP mereka dekat dengan SD, kalau jauh kan susah,” terang Fazkur.

Nah mereka-mereka yang sudah lulus ini, lanjut Fazkur, terdaftar di SD sebagai siswa kelas 6.

” Jadi harapannya ke depan sistem dari pusat update setiap tahun data-data yang diberikan oleh pihak sekolah, supaya tidak ada lagi data-data yang di usulkan tahun lalu muncul kembali,” harap Fazkur.

Lihat Juga :  Takut Tertinggal, Unsri Bakal Lakukan Ini di Sistem Perkuliahan

Untuk diketahui besaran PIP sendiri berjumlah Rp 450.000, untuk setiap siswa pertahunnya, PIP bukan hanya diperuntukkan bagi SD, tetapi juga SMP, SMA, SMK atau MA. (*/sumber: assajidingroup/Sugi)

Back to top button