Uncategorized

Program Rumah Tahfidz, Jangan Sampai Tumpang Tindih Juga Jangan Hanya Dibentuk tapi Harus Di-suport

AsSAJIDIN.COM — Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Selatan (Sumsel), Prof Dr Romli mengatakan, program Gubernur Sumsel, H Herman Deru membangun 1000 Rumah Tahfidz yang tersebar di Kabupaten/Kota patut diapresiasi. “Untuk program ini kita sangat mengapresiasi yang dilakukan pak Gubernur Sumsel, H Herman Deru,” katanya saat diwawancarai, Senin (28/12/2020).

Pihaknya sangat mengapresiasi dikarenakan program ini akan memperluas lokasi sarana balajar Al-Qur’an bagi generasi muda. “Artinya ada penguatan sarana belajar Al-Qur’an, itu bagus sangat menunjang sektor pendidikan. Tinggal pengelolaan dan kerjasama harus maksimal,” ujar Romli

Romli mengungkapkan, jangan sampai fungsi rumah tahfidz menjadi tumpang tindih, pasalnya rumah tahfidz di Sumsel juga sudah tersebar bahkan ada masyarakat yang mendirikannya perorangan. “Minat masyarakat juga sudah bagus peletakkannya dimana yang pasti jangan sampai tumpang tindih,” ungkapnya

Lihat Juga :  Masya Allah! Ibu Muda Berjuang Melahirkan Anak di Dalam Taksol

Sementara itu, Ketua PWNU Provinsi Sumsel, KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) mengatakan, pihaknya sangat mendukung kedua program yang dicanangkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru. “Kedua program ini sangat bagus dan baik dan jelas kita sangat mendukung kedua program ini,” katanya.

Namun dirinya mengingatkan kepada Gubernur Sumsel, H Herman Deru agar program rumah tahfiz yang dicanangkannya tersebut jangan hanya dibentuk atau dijalankan saja melainkan juga harus disuport. “Jangan hanya dibentuk saja tapi juga harus disuport. Kalau tidak disuport dan hanya dibentuk saja maka akan percuma,” ujar Cak Amir

Cak Amir menjelaskan, adapun suport yang dimaksud dirinya yaitu dengan memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut. “Ada enam persyaratan dalam mencari ilmu, nah salah satunya yaitu adanya dana atau memberikan kesejahteraan kepada gurunya. Gurunya itu dikasih makan (Gaji) kalau cuma disuruh ngajar saja tapi tidak dikasih makan (Gaji) maka akan percuma saja,” jelasnya

Lihat Juga :  Syiar Dakwah dan Kepedulian Bersatu, Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana Pembelian Tanah untuk Komplek Muhammadiyah SU 1

Lebih lanjut diungkapkannnya, terkait untuk safari jum’at yang dilakukan Gubernur Sumsel, H Herman Deru dirinya juga sangat mendukung karena program tersebut sangat bagus. “Safari jum’at itu bagus karena dapat mengenalkan kepada umat bahwa hari jum’at itulah hari-hari yang baik, jumat itu adalah hari yang paling baik. Makanya kata Rasulullah SAW perbanyaklah membaca syawalat kepada Nabi di malam jum’at atau di hari jum’at,” ungkap Cak Amir (MN)

Back to top button