NASIONAL

Kata MUI tentang Penetapan Tersangka Habib Rizieq

ASSAJIDIN.COM  – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas menegaskan bahwa semua masyarakat harus diperlakukan sama di depan hukum.

Hal ini menanggapi penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya.

Ia khawatir nantinya jika penegakan hukum tak sama akan menimbulkan persepsi di masyarakat. Hal tersebut dikatannya merespon Habib Rizieq Shihab yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Tidak baik menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat, karena akan ada kesan di masyarakat para penegak hukum dalam penegakan hukum ada tebang pilih padahal semua orang harus diperlakukan sama di depan hukum,” ujar Anwar saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).

Lihat Juga :  Program JKN Indonesia, Jadi Program Jaminan Kesehatan Terbesar di Dunia

Karenanya Anwar menekankan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih terkait status hukumnya. Ia meminta bila ada pihak melanggar seperti apa yang dilakukan Habib Rizieq, maka sebaiknya mereka juga ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya rasa kalau ada orang yang melanggar hukum tentu jelas bisa ditetapkan sebagai tersangka, tetapi kalau ada pihak lain yang juga melakukan hal yang serupa maka mereka tentu juga harus ditetapkan sebagai tersangka,” tutup Anwar.

Diketahui, Polda Metro Jaya menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus kerumunan di acara pernikahan putrinya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Lihat Juga :  60 Persen Pelaku Pariwisata di Sumsel Telah di Vaksin

Penetapan itu sendiri dilakukan pihak kepolisian setelah melakukan gelar perkara sebagai tindak lanjut penyelidikan perkara kerumunan.

Dalam perkara ini Habib Rizieq disangkakan Pasal 160 dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP. (*/Sumber: okezone)

Back to top button