Uncategorized

80 Persen Wilayah Sumsel Memasuki Musim Hujan, BMKG Ingatkan Waspada Banjir dan Tanah Longsor

AsSAJIDIN.COM — Sekitar 80 persen wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki musim hujan. Hal ini diungkapkan Kepala Stasiun Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Bandara (BMKG) kelas II Bandara SMB II Palembang, Desindra Deddy Kurniawan saat diwawancarai seusai menghadiri apel Kesiapsiagaan Terpadu Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam di Sumatera Selatan Tahun 2020 yang digelar di Halaman Griya Agung, Senin (09/11/2020).

Desindra mengatakan, saat ini 80 persen dari seluruh wilayah Provinsi Sumsel telah memasuki musim penghujan. “Mulai bulan Oktober lalu Provinsi Sumsel sudah memasuki musim penghujan dan hingga saat ini 80 persen wilayah Sumsel sudah memasuki musim penghujan,” katanya

Lihat Juga :  Tiga Kabupaten di Sumsel ini Konsisten Jadi Produsen Beras Tertinggi, HD Beri Penghargaan

Lanjutnya, faktor fenomena Lanina yang saat ini terjadi menjadi faktor utama menguatnya curah hujan di Pulau Sumatera meskipun pengaruh lebih besar Lanina di Indonesia berada di bagian Tengah dan Timur. “Lanina yang terjadi di Samudra Pasifik diprediksi mengakibatkan Anomali Cuaca berupa peningkatan Curah Hujan yang terjadi di Tanah Air,” jelas Desindra

Menurut Desindra, BMKG telah memprediksi jika Lanina akan menguat pada akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021. “Sedangkan untuk puncak di Sumsel itu sekitar bulan Desember 2020 hingga April 2021,” ujarnya

Lihat Juga :  Musim Kemarau Sumsel Belum Perlu Hujan Buatan

Lebih lanjut diungkapkannya, fenomena Lanina bisa menyebabkan curah hujan lebih besar 40 Persen dari curah Hujan biasanya. “Ini yang harus kita waspadai, dari Desember 2020 nanti hujan lebat akan mengguyur Sumsel hingga puncaknya di bulan Januari, February dan Maret nanti,” ungkap Desindra (MN)

Back to top button