Uncategorized

Jadilah Penghulu yang Kompeten dan Professional

ASSAJIDIN.COM  – Demi menunjang dan menghasilkan penghulu yang profesional dan proporsional, Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sumsel menggelar uji kompetensi untuk inpassing ke dalam jabatan fungsional penghulu di Hotel Zuri Palembang, Jumat (6/11/2020).

Ada sebanyak 28 peserta yang mengikuti uji kompetensi ini. Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA membuka secara langsung serta memberi arahan kepada seluruh peserta.

Dirinya berharap, peserta kegiatan dapat mengikuti uji kompetensi dengan baik dan meraih hasil maksimal.
“Kita harap semua lulus uji kompetensi dan menjadi penghulu yang andal. Tidak semua ASN berkesempatan menjadi penghulu. Ini adalah semata-mata atas anugerah Allah SWT. Jadilah pegawai yang senantiasa meningkatkan kinerja,” pesan Mukhlisuddin dalam paparannya.

Lihat Juga :  Hari Santri Sejatinya Apresiasi Kesalehan Nasional

Dalam uji kompetensi ini, lanjutnya, ada beberapa point yang harus dikuasai peserta diantaranya kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural.

Menurutnya, Kompetensi manajerial diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen dan pengalaman kepemimpinan. Kompetensi teknis diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis kemampuan dalam membaca al Qur’an dan maknanya. Kompetensi sosial kultural diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan.

“Ini adalah cerminan dari budaya kerja ASN Kementerian Agama sehingga mampu memberikan pencitraan pelayanan yang baik dan positif pada Kemenag. ,” katanya.

Lihat Juga :  APRI Palembang Resmi Dikukuhkan, Penghulu Harus Berinovasi

Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Drs. H. Putloro Setiono Hendrik M.Pd.I mengatakan selain sebagai syarat bagi pegawai untuk dapat diinpassing ke dalam jabatan fungsional penghulu, uji kompetensi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pemangku jabatan penghulu.

Menurut Putloro, peserta uji kompetensi ini terdiri dari pegawai Kanwil Kemenag Sumsel dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di Sumsel.

“Ada sejumlah materi yang diujikan antara lain baca tulis al Quran, simulasi akad nikah, dan peraturan perundang-undangan tentang perkawinan. Adapun para penguji adalah pejabat setingkat eselon II, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Palembang, dan pejabat Kanwil Kemenag Sumsel,” jelasnya. (*/Sumber: rilis kemenagsumsel)

Penulis: tri jumartini

Back to top button