PENDIDIKAN

Dosen FISIP UIN Raden Fatah Dituntut Harus Siap Pembelajaran 100 Persen E-Learning

AsSAJIDIN.COM —  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Raden Fatah Palembang mengadakan forum diskusi dosen untuk membahas seputar kegiatan akademik dan pembelajaran dimasa pandemi covid 19.

Kegiatan forum diskusi dosen ini dihadiri oleh 54 orang, seluruh peserta merupakan dosen FISIP baik itu dosen tetap maupun dosen tidak tetap, forum ini dibuka langsung oleh dekan FISIP UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Izomidin, M.A.

Dalam sambutanya Izomidin mengatakan pentingnya forum diskusi dosen untuk evaluasi proses belajar mengajar. ” Forum ini dilaksanakan untuk proses evaluasi dan persiapan pembelajaran ke depan,” ujarnya, Kamis (15/10/2020)

Lihat Juga :  Bertemu Walikota Palembang, ini Cita-cita Rektor UIN Raden Fatah Prof Nyayu Khodijah

Sebenarnya forum diskusi dosen ini adalah kegiatan rutin yang biasa dilakukan di setiap tahun dan diawal semester hanya saja pada tahun ini memiliki perbedaan karena berada disituasi yang cukup sulit karena di tengah pandemi covid 19, karena itu forum ini tetap memprioritaskan protokol kesehatan.

Forum diskusi dosen kali ini menjadi sangat penting karena terkait evaluasi proses belajar mengajar dengan metode e learning yang akhir – akhir ini menjadi wajib untuk digunakan dan perlu penyesuaian.

Terkait belajar daring ini bisa dikatakan mendadak, karena sebelumnya kurang persiapan. “kalo kemarin awal perkuliahan mulai bulan januari, lalu maret mendadak daring, jadi seadanya,” ungkap Dr. Yenrizal. M.Si selaku wakil dekan I FISIP UIN Raden Fatah Palembang.

Lihat Juga :  Lewat Hoki, Kini Galih dan Tim Diperhitungkan di Kancah Nasional

Selain itu, Yenrizal menuturkan bahwa kendalanya aplikasi dan akses internet, karena belum terbiasa untuk itu diadakan forum ini agar bisa menerima masukan – masukan dari para dosen sehingga bisa lebih siap menghadapi proses belajar mengajar online ini.

” Jadi nantinya ketika sudah menerima masukan – masukan dari para dosen, kita bisa sampaikan ke Pusat teknologi infomasi dan pangkalan data (PUSTIPD) agar dilakukan peningkatan aplikasi karena sekarang 100% e learning” tutupnya. (*)

Reporter : Edo Pramadi

Back to top button