Uncategorized

Digelar dengan Prokes Ketat, MTQ Provinsi Sumsel akan Berlangsung 5-11 September 2020

ASSAJIDIN.COM — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumsel dan Kanwil Kemenag Sumsel akan menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi di Kota Palembang, 5-11 September 2020.

Ada tiga venue yang menjadi lokasi lomba, yaitu Masjid Agung Palembang, Asrama Haji Palembang, dan Sekolah Tinggi Ilmu Quran (STIQ) Al-Lathifiyyah Palembang.

PLT. Kakanwil Kemenag Sumsel H. Abadil S.Ag, M.Si menjelaskan, MTQ Provinsi Sumsel semula akan dilaksanakan di Kota Prabumulih. Namun lantaran pandemi Covid-19, pemerintah memutuskan memindahkan lokasi ke Kota Palembang.

“Untuk meminimalisir kumpulan massa, tidak semua cabang MTQ dilaksanakan. Dan yang paling penting, penyelenggaraan MTQ tahun ini harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” tutur Abadil saat memimpin rapat persiapan MTQ di Ruang Kakanwil Kemenag Sumsel, Jumat (28/8) pagi.

Abadil berharap, Kanwil Kemenag Sumsel sebagai instansi yang ikut mendukung dan terlibat dalam penyelenggaraan MTQ Provinsi dapat bersinergi dengan Pemprov dan LPTQ Sumsel. “Mohon jaga koordinasi dan seringlah berkonsultasi dengan panitia dari Pemprov dan LPTQ.

Lihat Juga :  Pemkot Palembang Pertimbangkan Operasional Mal Tutup Pukul 17.00

Sehingga MTQ Provinsi Sumsel bisa sukses, baik dari sisi pelaksanaan maupun prestasi, yakni diperolehnya para wakil terbaik yang akan mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional,” pesan Abadil.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Evi Zurfiana SE, M.Pd.I menjelaskan, penyelenggaraan MTQ provinsi tahun ini dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan, di mana setiap pengunjung dan peserta dilakukan pengecekan suhu tubuh, penyediaan alat cuci tangan sesuai kebutuhan dan jumlah peserta, serta penyemprotan disinfektan.

Peserta juga wajib memakai masker atau face shield, jarak antar peserta/pengunjung diatur dengan membuat pembatas jarak 1-1,5 meter, serta menyaipkan tim kesehatan dan petugas khusus yang mengawasi seluruh kegiatan pengunjung.

Lihat Juga :  Semangat Peserta Ikuti MTQ Terbatas Tingkat Sumsel

“Untuk cabang yang digelar adalah Cabang Tilawah Golongan Anak-Anak, Remaja, dan Dewasa, Cabang Qira’at Sab’ah Golongan Mujawwad Dewasa dan Golongan Murattal Remaja dan Dewasa, Cabang Hifzil Quran Golongan 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, dan 30 Juz, Cabang Tafsir Quran Golongan Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, serta Cabang Karya Tulis Ilmiah al Quran (KTIQ).

Semua cabang dan golongan melombakan nomor putra dan putri. Pembukaan akan dilaksanakan di Masjid Agung pada 5 September dan penutupan di tempat yang sama pada 11 September,” jelas Evi.

Rapat persiapan MTQ sendiri dihadiri seluruh Kepala Bidang Kanwil Kemenag Sumsel, para Kepala Seksi di Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Kasubbag Umum dan Humas, serta para panitia internal Kemenag Sumsel. (*/SUMBER: RILIS KEMENAG)

Penulis : tri jumartini

Back to top button