Uncategorized

Derita Rini Penderita Tumor Mandibula, Gara-garanya Sepele Sekali, Butuh Perhatian

AsSAJIDIN.COM — Rini, gadis berusia 17 tahun sejak satu tahun yang lalu tak banyak bicara karena benjolan besar di mulut hingga kerongkongannya.

Sejak ada benjolan di daerah mulut sebesar kepala orang dewasa, Gadis asal Dusun Karang baru telang tinggal bersama bibi kandungnya beralamat di RT 31 RW 07 Simpang Merantih Jalan Ki Kemas Rindo, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Selasa (25/8/2020).

Sebelumnya, Rini bersekolah di desa Karang Baru Telang duduk di bangku kelas 1 SMA, dikarenakan sakit yang dideritanya ia memutuskan untuk istirahat sementara dari sekolah.

Saat dijumpai wartawan AssajidinGroup, Rini tampak lesu duduk di kursi biru menghadap jendela kayu rumahnya. Namun, dikarenakan tidak kuat menahan benjolan besar dan nyeri yang dirasakan, Rini kembali masuk kedalam kamarnya untuk berbaring.

Benjolan besar di kerongkongannya membuat ia tak banyak bicara. Setahun yang lalu, Rini yang merupakan anak bungsu dan memiliki kembaran bernama Rena mencabut gigi dengan tangan sendiri yang perlahan Benjolan kecil muncul hingga membesar sebesar kepala.

Lihat Juga :  Dana BPKH Aman untuk Tambahan 10 Ribu Kuota Haji Musim Haji 2019

“Awalnya keponakan kami ini gigi taring bawahnya goyah. Dia inisiatif cabut gigi sendiri pakai tangan, membengkak dan membesar sampai saat ini,”kata bibi Neli yang mengurus Neli untuk ke RSMH.

Bibi kandung Neli mengatakan tak banyak harapan yang di inginkan keluarga selain dari kepastian segera operasi dari Rumah Sakit Umum Mohammad Hoesin.

“kita yang sedih, setiap bangun tidur yang ditanya dan diharap rini hanyalak kapan ia bisa operasi,” katanya neli dengan mata berair menahan haru.

Dalam tiga bulan terakhir, keluarga sudah berupaya agar rini segera melakukan operasi. Namun kita masih menunggu kepastian dari dokter spesialis Onkologi yang menangani di RSMH.

“kata pihak RSMH butuh tiga dokter spesialis plastik, dokter spesialis bedah dan dokter spesialis Onkolosi yang menangani penyakit Tumor Mandibula,”katanya

Lihat Juga :  Pemimpin Itu Tak Boleh Ingkar Janji

Ia bercerita, saat ini kondisi Rini sudah sulit untuk membuka mulut bahkan untuk mengunyah makanan yang masuk kedalam mulut pun kesulitan.

“Minum harus pakai sedotan, bahkan makan pun harus yang lembut lembut. Pernah dia makan nasi pakai sendok tapi hanya ujung sendok saja masuk ke dalam mulut. Bisa dihitung hanya 30 butir nasi yang masuk ke dalam mulut,”katanya.

Setiap harinya, Rini selalu bangun pagi dan mandi berharap ada kabar baik mengenai penjadwalan operasi dari RSMH.

“Kalau pagi tuh, si Rini sudah mandi dan bersiap untuk dioperasi di rumah sakit. Namun, apalah daya kita hanya menunggu keputusan RSMH mengenai operasi rini. Setiap hari aktivitas hanya tidur dikamar,”katanya.

Keluarga berharap agar segera dapat kepastian untuk dilakukan penjadwalan operasi Tumor Mandibula yang diderita Reni dari RSMH. (*)

Penulis: tri jumartini

Back to top button