Uncategorized

Pentingnya Berantas Buta Aksara Alquran

 

ASSAJIDIN.COM –Meski perkembangan zaman sudah modern, tetapi mengenal dan mempelajari Al-Qur’an dinilai penting. Dengan resminya kantor sekretariat Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ) Kota Palembang diharapkan dapat memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan umat muslim.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, Sabtu (8/7/2020), saat meresmikan FKTPQ di Jalan Pertahanan Ujung RT 73 Rw 12 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU).

Dewa mengatakan, diharapkan dengan ini dapat menjadi roda pengerak memberantas buta aksara Alquran terutama di kota tertua di Indonesia ini.

Lihat Juga :  Bank Wakaf Mikro, Langkah Nyata Upaya Sejahterakan Umat

“FKTPQA Palembang merupakan lembaga yang mempunyai peran penting dalam membentuk karakter generasi bangsa untuk belajar dan memahami Al-Qur’an,” katanya.

Bahkan, FKTPQ ini, mempunyai tugas yang berat namun sangat mulia yang mempunyai nilai pahala yang berlipat ganda dihadapan Allah SWT, guna menggalakan gemar membaca Kalam Ilahi ini.

“Lembaga ini memiliki fungsi penting di tengah masyarakat dalam mengurangi persentase buta aksara Al-Qur’an dan mewujudkan generasi beriman serta masyarakat Palembang yang religius,” katanya.

Seleras dengan visi dan misi Palembang Darussalam dalam menjadikan kota ini religius, Pemkot Palembang akan menjadi garda terdepan dalam mendukung program kerja FKTPQ. “Selaras dengan visi misi kita menjadikan Palembang yang religius,” katanya.

Lihat Juga :  Sarimuda : Jangan Ada Lagi Kecurangan

Sementara itu, Ketua FKTPQ Kota Palembang H Buya Syamsudin Hermansyah mengatakan, FKPQ ini merupakan lembaga koordinasi yang membawahi sejumlah organisasi pendidikan Al-Qur’an di Palembang. “Kami akan semakin menggiatkan gerakan membaca Alquran khususnya di kalangan anak-anak,” katanya.

Untuk mendorong gerakan baca Alquran ini, katanya, harus ditunjang dengan pendidikan Alquran yang berkualitas. “Di sinilah peran dari organisasi pendidikan Al-Qur’an cukup penting,” ujarnya. (*)

Penulis: Kamayel Ar-Razi

Back to top button