NASIONAL

95 Persen Karhutla Disebabkan Ulah Manusia

AsSAJIDIN.COM — Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Hotel Arista Palembang, Rabu (05/08/2020).

Rakor ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai bentuk sinergitas manajemen penanggulangan bencana pusat dan daerah, dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan bencana karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Deputi Bidang Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK Dody Usodo HGS pada pembukaan rakor menyampaikan harapan agar dalam rakor ini pemangku kepentingan dapat saling bersinergi dan berkesinambungan dalam penanggulangan bencana karhutla Provinsi SumSel.

Dody menjelaskan, ada beberapa Provinsi di Indonesia yang menjadi langganan terjadinya Karhutla diantaranya yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi dan Sumsel.

Lihat Juga :  18 Anggota Polisi Siaga di BKB dan Seputar Ampera Palembang, Buntut Wisatawan Dipalaki "Preman"

Dia juga menambahkan bahwa faktor penyebab Karhutla 95% karena ulah manusia menurut data survey yang didapat ditahun 2019. “95 persen penyebab utama terjadinya Karhutla ialah ulah manusia untuk menanggulangi ini kita perlu melakukan sinergitas dari berbagai sektor terutama penegakan hukum dari kepolisian agar dilaksanakan dengan baik untuk memberi efek jera,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Marwadi Yahya yang hadir saat Rakor Peningkatan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan keputusan yang baik dan merupakan langkah awal dalam proses pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang sering terjadi di Sumatera Selatan.

Lihat Juga :  99 Persen Karhutla Akibat Ulah Manusia

Selain itu terkait dengan terpilihnya Provinsi Sumatera Selatan sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021, MY menegaskan bahwa Pemprov. Sumsel sangat serius dalam menangani permasalahan Karhutla yang sering terjadi. “Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa kita sangat serius dalam menanggulangi permasalahan ini, apalagi nanti Sumsel akan menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 maka dari itu Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp. 37 Miliar guna terciptanya Sumsel bebas asap yang disebabkan oleh Karhutla,” katanya. (*/sumber: sibernas/MN)

Back to top button