NASIONAL

Diprediksi Pandemi hingga Oktober, Jokowi Serukan Hidup Berdamai dengan Corona

Patuhi Protokol Kesehatan

ASSAJIDIN.COM — Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera turun.

Namun, kata Jokowi, beberapa ahli mengatakan ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

“Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya. Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” kata Jokowi dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis, 7 Mei 2020.

Untuk itu, Jokowi meminta kesadaran masyarakat untuk tetap membatasi diri dan tidak berkumpul dalam skala besar.

“Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan. Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” ujar Jokowi.

Lihat Juga :  Terkuak Identitas Pelaku Penikaman Syech Ali Jaber

Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Indonesia pada Kamis (7/5) hari ini berjumlah 12.776 pasien. Sedangkan untuk jumlah pasien yang meninggal ada 930 orang, dan pasien sembuh mencapai 2.381 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan bahwa angka tersebut merupakan data hari ini per pukul 12.00 WIB. “Total kasus positif menjadi 12.776 orang,” kata Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (7/5).

Apabila dibandingkan pada hari sebelumnya yaitu Rabu (6/5), terdapat penurunan kasus baru. Dimana pada hari sebelumnya, tercatat tambahan 367 kasus baru dalam rentang 24 jam terakhir.

Sementara hari ini, jumlah kasus positif hanya bertambah 338, yang sembuh bertambah 64, dan yang meninggal bertambah 35. Untuk penyebaran kasus corona sendiri telah berada di 34 provinsi, dan 354 kabupaten/kota dimana terdapat tambahan 4 daerah dibanding sebelumnya.

Lihat Juga :  RSMH Palembang Tambah Ruang Skrining Khusus Covid-19

Meski begitu, Yuri optimis apabila kasus COVID-19 di Indonesia mulai bisa dikendalikan. Menurutnya, kunci pengendalian adalah kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan pembatasan dan protokol kesehatan.

“Gunakan masker, gunakan masker saat keluar dari rumah. Batasi waktunya jika harus keluar dari rumah,” ujar Yuri. “Hindari kerumunan. Hindari berdesak-desakkan di kendaraan umum, yang penuh sesak.”

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat bisa hidup berdampingan dengan COVID-19 selama belum ditemukannya vaksin. “Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan COVID-19 untuk beberapa waktu ke depan,” kata Kepala Negara di Istana Merdeka, Kamis (7/5). (*/Sumber: tempo)

Back to top button