PENDIDIKAN

Disdik Palembang dan Kepsek Bantah Kasus Oknum Guru Aniaya Murid

AsSAJIDIN.COM – Dnas Pendidikan Kota Palembang membantah pemberitaan adanya kasus oknum guru aniaya murid di salah satu sekolah madrasah di Palembang, seperti yang diberitakan belum lama ini.

Hal ini diungkapkan Farida, Korwil dinas Pendidikan Kota Palembang kepada wartawan. “Kami sudah konfirmasi ke sekolah  bersangkutan, sebenarnya yang terjadi adalah salah satu wali murid yang tidak senang dengan siswa yang telah bercanda kelewatan terhadap anaknya hingga terluka,” ceritanya, Rabu (19/2/2020).

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Azhariyah Zamah Spd.I mengatakan bahwa sebenarnya hal ini akan diupayakan damai pada Sabtu kemarin sekira pukul 11:30 siang. Namun entah mengapa tiba-tiba orang tua wali murid langsung masuk ke ruangan guru dan menganiaya siswa.

Lihat Juga :  Hulu Migas Masuk Kampus Candradimuka Palembang

Ia mengaku hal inilah yang disayangkan. “Adanya pemberitaan yang menyudutkan bahwa yang menganiaya murid tersebut adalah guru, ini akan merusak citra sekolah kami,” katanya.

Diberitakan sebelumnya walimurid melaporkan adanya penganiaan dengan bekal rekamanan kamera pengawas (CCTV) salah satu guru menganiaya empat siswa di dalam ruang guru. tiga wali murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Azharyah Palembang yakni Heri Susanto (32), Hambali (38) dan Heri Susanto (32) melaporkan Fitriyanti (40) ke sentra SPKT Polrestabes Palembang, pada Selasa kemarin.

“Dilaporkannya Fitriyanti yang juga merupakan wali murid ini lantaran telah memukul dan menampar ABS (12), MFQ (13) dan IA (12) saat sedang berada di ruang kepala sekolah MI Azharyah Palembang yang beralamat di Jalan KH Azhari, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, pada Sabtu (15/2/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. Kami luruskan itu tidak benar,” tutupnya.(*/sumber: sibernas:deny wahyudi)

Close