PENDIDIKAN

500 Dosen, Hanya 18 Bergelar Profesor, UIN Raden Fatah Masih Kekurang Guru Besar

AsSAJIDIN.COM — Saat ini tantangan Perguruan Tinggi semakin besar. Bagaimana membangun budaya akademik, bagaimana dosen secara maksimal memanfaatkan skillnya untuk melahirkan karya akademik yang karyanya bukan hanya diakui lembaga tapi juga diakui secara Nasional.

“Gelar Profesor harus dapat menjadi contoh bagaimana berdedikasi terhadap ilmu pengetahuan, Menghabiskan ilmu, tenaga untuk ilmu pengetahuan,”ungkap Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr.H.M. Sirozi, Ph.D, , Jumat (24/1/2020) usai melakukan pengukuhan guru besar Prof. Dr. Muhajirin, MA, Guru Besar Studi Islam dan Prof. Maya Panorama, SE, M.Si, Ph.D, Guru Besar Ilmu Pembangunan di Gedung Akademik Centre UIN Raden Fatah Palembang

Diakuinya, UIN Raden Fatah Palembang masih kekurangan guru besar atau profesor. Karena itu, ini menjadi tantangan bagi UIN Raden Fatah untuk mendorong para dosen untuk untuk menjadi profesor.

Lihat Juga :  UIN Raden Fatah Terima 4 Ribu Mahasiwa Baru, Cermati Lima Jalur Penerimaannya

“Kalau ideal masih jauh, kita masih kekurangan. Idealnya itu minimal 40 persen dari jumlah dosen akan tetapi kita saja tidak sampai 20 orang yang jadi profesor dari jumlah dosen 500-an orang,” jelasnya.

Lanjutnya, oleh karena itu yang menjadi tantangan pihaknya saat ini bagaimana seluruh doktor ini berkomitmen untuk menjadi profesor, dan tentu dengan persyaratan sekarang tidak mudah.

“Sebenarnya idelanya seluruh dosen itu profesor. Kalau diluar negeri doktor itu baru asisten profesor. Lama mengajar pun bukan jaminan. Tapi aktif riset, menulis insya allah gelar profesor itu datang sendiri,” jelasnya.(*)

Penulis: Tri Jumartini

Tags
Close