KESEHATAN

Usia 29 Tahun Vidi Aldiano Divonis Idap Kanker Ginjal, ini Kata Dokter Gejalanya

AsSAJIDIN.COM — Kabar mengejutkan datang dari penyanyi muda, Vidi Aldiano. Dia menjalani operasi untuk menangani kanker ginjalnya pada hari Jumat (13/12/2019)lalu.
Pada hari yang sama, Vidi juga mengumumkan mengenai penyakitnya. Banyak orang yang lantas terkejut karena tidak menyangka Vidi akan mengalami kanker ginjal. Apalagi penyanyi tersebut masih berusia 29 tahun.
Diagnosis kanker ginjal ditegaskan setelah melewati beragam pemeriksaan termasuk pet-scan. Vidi Aldiano menceritakan, semula ia didiagnosis punya kista.

Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker mendapat dukungan dari rekan sesama artis. Salah satunya, Rossa. Pelantun “Tegar” dan “Terlalu Cinta” ini menyemangati Vidi Aldiano dengan mengunggah empat fotonya bersama sang sahabat.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) pusat, Prof Dr dr Aru Sudoyo, berkata hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan atau tidak umum. Aru menyampaikan bahwa kanker ginjal memang banyak menyerang di usia muda, sehingga penderitanya rata-rata berusia lebih muda dari jenis kanker lainnya.
Tidak ada penyebab khusus dari kanker ginjal, tetapi memang ada kaitan terhadap faktor risiko, seperti kebiasaan merokok dan gaya hidup tidak sehat lainnya, yang juga berpengaruh pada berbagai macam kanker lainnya. “Ada kelainan gen tertentu yang mencetuskan kanker ini,” ujarnya lagi. Sayangnya, tidak ada tanda-tanda khusus untuk mendeteksi dini kanker ini. Aru berkata bahwa beberapa hal yang patut diperhatikan adalah sakit pinggang dan kencing berdarah. Akan tetapi bila sudah muncul gejala ini, maka kanker biasanya sudah pada stadium lanjut. “Pengobatan definitely (pastinya) hanya operasi. Di luar itu, ada obat-obatan targeted yang suratnya hanya mengontrol pertumbuhan kanker,” imbuhnya.

Lihat Juga :  Tak Perlu Sulam Alis, Coba Tiga Cara Alami Mendapatkan Alis Lebih Tebal

Gejala Kanker Ginjal

Senada dengan Aru, Prof Ari Fahrial Syam yang merupakan Akademisi dan Praktisi Klinis membagikan beberapa gejala dari penyakit kanker ginjal yang patut diawasi. Pasalnya, seperti penyakit kanker lain, awal penyakit kanker ginjal tidak memiliki tanda-tanda yang jelas. “Pasien dengan kanker ginjal bisa saja di awal datang dengan air kecncing yang keruh atau seperti air cucian daging,” ujar Ari.

Namun, seperti ditegaskan Ari, air kencing yang keruh tidak selalu disebabkan oleh kanker ginjal. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan urin, yang bila patut dicurigai sebagai kanker ginjal, akan ditemukan sel darah merah atau eritrosit di dalamnya.

Pemeriksaan laboratorium bisa menemukan adanya hemoglobin yang turun dibawah nilai normal,” kata Ari. Selain air kencing yang keruh, pasien kanker juga bisa merasakan sakit pada pinggang atau bahkan merasakan ada benjolan pada perut tengah kanan atau kiri. Bila benar kanker ginjal, maka pemeriksaan fisik dokter akan menduga bahwa telah terjadi pembengkakan pada ginjal, pemeriksaan USG abdomen akan menemukan adanya tumor pada ginjal dan pemeriksaan CT scan abdomen akan lebih mengarahkan adanya kanker ginjal bahkan penyebaran yang sudah terjadi.

Lihat Juga :  Minum Air Kurma Juga tak Kalah Khasiatnya Bagi Tubuh

Di samping kedua gejala itu, pasien kanker ginjal umumnya mengalami penurunan berat badan, lemas dan nafsu makan yang berkurang. Dugaan adanya tumor ginjal bisa ditemukan oleh dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam. Namun, apabila hasil pemeriksaan sudah mengarah ke tumor ginjal, maka pasien akan dikirim ke dokter urologi yang akan melakukan tatalaksana tumor ginjal lebih lanjut, termasuk pengangkatan ginjal jika memang sudah diduga adanya kanker ginjal. “Saat ini sebenarnya sejak tahun 2005-2006, dokter onkologi urologi Indonesia sudah terbiasa untuk melakukan pengangkatan seluruh ginjal atau sebagian ginjal, salah satunya karena tumor ginjal,” ujar Ari “Dengan menggunakan tehnik laparaskopi, tidak perlu lagi operasi dengan luka yang besar,” imbuhnya.(*/sumber: Kompas.com)

Tags
Close