Uncategorized

Fenomena Artis dan Youtuber Pamer Kekayaan, Ustad Dhanu Ingatkan ini

AsSAJIDIN.COM — Penjelasan Ustadz Dhanu Hukum Menasihati di Media Sosial, Aksi Youtuber Pamer Kekayaan Disentil

Bukan hanya menyentil tentang youtuber yang kerap memamerkan kekayaan dalam setiap vlog yang di publish di channel youtube.

Ustadz Dhanu dalam channel youtube nya juga menjelaskan hukum orang yang memberi nasihat melalui media sosial.

Ustadz Dhanu mengatakan dosa jariyah tak hanya diterima oleh para youtuber yang memamerkan kekayaan mereka saja.

Hal yang sama menurut Ustadz Dhanu nyatanya juga berdampak pada orang yang menulis komentar nasihat di media sosial.

Dijelaskan Ustadz Dhanu kebanyakan nasihat yang ditulis di media sosial rata-rata berisi tentang pelecehan.

Kata Ustadz Dhanu, seseorang yang menulis komentar berisi nasihat agar youtuber tersebut tak lagi pamer itu tidak ada bedanya.

Dalam segi amal, baik youtuber yang pamer mau pun yang memberi nasihat lewat media sosial akan sia-sia dan tidak dapat apa-apa.

Sebab dalam hukum agama, menasihati seseorang di muka umum itu tidak dibolehkan karena sudah pasti mengandung unsur melecehkan.

“Komen itu kalau tidak tahu, dia menulis ada raqib dan atid, kalau ada unsur melecehkan, karena media umum, mengapa menasehati di muka umum itu tidak boleh.

Kemudian orang menampilkan sebagai youtuber, dan orang yang menulis untuk mengkritik tapi melecehkan beneran sama aja keduanya tidak dapat apa-apa (dalam amalan),” tegas Ustadz Dhanu.

Pernyataan Tegas Ustadz Dhanu Samakan Youtuber Sering Pamer Kekayaan Dengan Setan Berwujud Manusia
Pernyataan Tegas Ustadz Dhanu Samakan Youtuber Sering Pamer Kekayaan Dengan Setan Berwujud Manusia (Youtube/Ustadz Dhanu Official Channel)
Dalam vlog itu juga, fenomena kian maraknya orang-orang yang alih profesi sebagai youtuber rupanya diamati pemuka agama yakni Ustadz Dhanu.

Ustadz Dhanu melansir dari channel youtube pribadinya yang dipublish 16 Oktober lalu memberi pernyataan tegas terkait aksi pamer kekayaan yang kerap dilakukan sejumlah youtuber.

Dari pantauan , dengan tegas Ustadz Dhanu menyebut kalau para youtuber yang pamer kekayaan tersebut tak ada bedanya dengan setan berwujud manusia.

Ustadz Dhanu mengatakan tidak ada larangan dalam agama menjadi seorang youtuber.

Terlebih untuk menjadikan vlog-vlog yang diunggah di youtube sebagai jalan mencari nafkah.

Hanya saja kebanyakan yang dilakukan untuk menarik viewers dan subscriber sekarang ini dilakukan dengan cara yang tidak benar, salah satunya pamer kekayaan.

Lihat Juga :  Hanum Rais: Umat Memanggil Ustaz Abdul Somad

Ustadz Dhanu menjelaskan aksi youtuber yang pamer kekayaan itu sama sekali tidak ada gunanya.

Ia mengatakan tidak ada tujuan lain hal itu dilakukan selain untuk pamer.

Dikatakan Ustadz Dhanu jika seseorang sudah pamer dan mengarah ke ujub otomatis hal ini juga berdampak kepada malan yang sudah ia lakukan akan lenyap dengan sendirinya.

“Pada waktu dia ng vlog itu tidak ada ciri dia mengajak ikhitiar dengan cara-cara yang baik

Dia nge Vlog pasti ingin pamer, kalau sudah pamer berarti dia sudah termasuk ke arah ujub, ke arah riya’, kalau sudah seperti itu kalau dia sholat ini habis tu sholatnya,” jelas Ustadz Dhanu.

Ustadz Dhanu menyarankan kepada para youtuber untuk membuat vlog yang benar-benar bermanfaat bagi viewers.

Atau paling tidak jika ada kemampuan lain tanpa harus pamer itu masih terbilang wajar.

“Kenapa kalau kita itu mau mencari viewers guys, itu kita harus yang normal yang memang manfaat,

Walau tidak banyak yang melihat acara kita, kita tidak mencari vee dari sana, tapi kita akan memberikan manfaat dari apa yang kita berikan, dakwahnya untuk sehari-hari.

kalau memang jadi youtuber, jangan seperti itu, punya kemampuan silahkan, kalau hobinya loncat-loncat silahkan loncat, boleh lah,

Tapi kalau pamer kekayaan, ingat loh yang mau diambil itu apanya? kalau pamer kemudian ada ujubnya, kemudian ada riya’ nya, nah ini sudah menuju ke arah sombong ini,” lanjut Ustadz Dhanu.

Ustadz Dhanu kian yakin setelah mengamati sendiri aksi yang kerap ditunjukkan oleh para youtuber.

Menurut Ustadz Dhanu dari setiap youtuber itu sadar atau tidak sudah mengarahkan para viewernya untuk meniru.

Tak sungkan Ustadz Dhanu menyamakan kelakuan para youtuber yang kerap pamer namun tidak ingin disebut riya’ sebagai halnya yang dilakukan setan mengutip dari terjemahan dalam ayat di dalam Al Qur’an.

“Seperti itu, itulah yang harus kita sadari, kalau youtuber itu boleh dia mau sepuluh juta (subscriber), sebelas juta silahkan, dia mendapat vee dari itu, lihat aja yang sebelas juta dia pamer kendaraan dia pamer itu ini.

Pada waktu dia pamerin lihat gesturnya itu ada syukur kepada Allah atau sombong,

Lihat Juga :  Kumpulan Ayat Alquran dan Hadist Tentang Dahysatnya Ganjaran Bagi Orang yang Mau Tolong Menolong

Itulah orang yang tidak punya agama bagus, jadi kalau dia ngevlog silahkan, yang manfaat itu yang bagaimana, dia harus arahkan,

viewersny itu harus di arahkan, kalau dia ngevlognya untuk pamer kendaraan, materinya dia otomatis mengarahkan viewernya itu untuk menjadi hampir seperti dia,

dia sadar atau tidak dia itu mengarahkan, sama seperti umpamanya kayak setan, setan dalam Qur’an itu bercerita ‘saya cuma manas-manasian aja ya Allah, jadi kalau orangnya udah belok, setan itu angkat tangan sudah, itu setan,

Sama, di situ itulah, itulah, tapi kita jangan menghujat, boleh dilihat jangan dihujat, boleh melihat jangan terpancing,” terang Ustadz Dhanu.

Dari pengamatannya, Ustadz Dhanu menyindir keras aksi para youtuber yang memang rata-rata memamerkan soal harta kekayaan dalam setiap vlognya.

Namun tanpa disadari aksi pamer tersebut justru berujung pada jurang kehancuran bagi sang youtuber itu sendiri.

“Yang saya amati rata-rata vloger yang tinggi tinggi itu mohon maaf nih, rata-rata masalah harta, masalah kesenangan duniawi, omongannya yang ngga karuan-karuan itu yang dicari, berita settingan dia, dia ngga sadar mengarahkan dirinya itu pada kehancuran,

Dan ini harus kita ketahui, kalau kita itu memang memiliki iman, harus mulai saat ini harus janji lah sama Allah Ta’ala, kalau mau ngevlog,

kalau nge vlog itu mau jadi rajutan vee ya silahkan halal lah, kalau yang nyari halal benar tidak unsur haram,

ini sama ngevlog sama, jadi dia tu mau ngarahin viewernya kemana,”.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Dhanu menjelaskan kalau nasehat ini hanya untuk sekedar pengingat termasuk ke dirinya sendiri.

Agar apa yang dilakukan terutama dalam membuat konten youtuber haruslah dipikirkan yang memang bermanfaat bagi viewers bukan malah berujung ke dosa jariyah karena pamer kekayaan.

“Jadi seseorang mengajarkan sesuatu dalam vlognya, itu dalam ajaran agama itu akan menjadi dosa jariyah,

itu akan menjadi dosa jariyah, ga main-main, dia pamer kekayaan, mana kita lihat syukurnya dia pada waktu pamer kekayaan, ga ada,

dia bangga, mau datang, mobilku mau datang, mana ada syukur, dirinya ada kelihatan sujud, wajahnya aja kagak,” imbuhnya.(

Back to top button