PENDIDIKAN

IAI Sumsel Kampanyekan Pentingnya Mata Kuliah Akuntansi Syariah

ASSAJIDIN.COM —  Masih minimnya pengetahuan atau pembelajaran tentang akutansi syariah membuat Ikatan Akutan Indoneisa (IAI) Wilayah Sumsel terus mensosialisasikan akan pentingnya ilmu itu.

Salah satunya dengan meminta dosen menyisipkan pengetahuan tentang akuntansi syariah di mata kuliah akuntansi umum.

Hal ini dikatakan Ketua Ikatan akutan Indonesia Wilayah Sumsel Dr Inten Meutia,M.Acc,Ak, CA.,CSRS saat menjadi narasumber dalam workshop “Metode Pembelajaran Akutansi Syariah serta Mengenal Metodologi Penelitian Kualitatif di Bidang Akutansi” yang digelar oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sumsel dengan Universitas Palembang, Kamis (10/10).

“Pada tahun 2010 lalu saya bersama rekan dosen lain memperjuangkan akutansi syariah ini agar masuk di dalam pembelajaran,”ujarnya.

Perkembangannya, kata dia setelah 9 tahun ini mulai banyak syariah berkembang seperti ekonomi syariah yang ada di perguruan tinggi di Sumsel.

“Kita ingin membumikan akutansi syariah ini bersama umat muslim. Karena itu kita meminta agar dosen ekonomi yang mengajar dapat menyisipkan akutansi syariah ini,” jelas dia.

Lihat Juga :  Kampus B UIN Raden Fatah Jakabaring Insya Allah Selesai Dibangun Mei Tahun 2020

Ia berharap akutansi syariah ini bukan menjadi pilihan tapi menjadi yang dasar karena pembelajaran yang ditanamkan berdasarkan ilmu atau syariat islam.

“Beda dengan konvesional ya kalau syariah berdasarkan syariat islam yang sesuai diajarkan,” jelas dia.

Apalagi diketahui, seperti contoh perbankan syariah hampir nasabahnya 90 persen didominasi muslim.

“Sebetulnya bicara tentang akuntansi syariah hatinya bukan hanya sekedar alat tapi startegi marketingnya,” ungkap dia.

Karena itu, ia berharap kedepan melalui MoU ini menjadi awal akan lebih banyak kegiatan yang akan dikerjasamakan dalam rangka meningkatkan komptensi akuntan dan mahasiswa akuntansi.

“Unpal pun berencana akan membuat program studi baru Akutansi Syariah dan ini sangat kita dukung sekali,” bebernya.

Pembantu Rektor II Universitas Palembang, Joni P Rompas mengatakan dengan adanya MoU atau kerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Sumsel semakin berfikir agar mahasiswa tak hanya belajar saja tapi juga mendapatkan keahlian.

Lihat Juga :  Praktisi Pendidikan Ajak Generasi Muda Jangan Pesimis di Tengah Pandemi Covid-19

“Sehingga lulusan kita akan mendapatkan sertifikasi pendamping sebagai bekal untuk mencari pekerjaan,” jelas dia.

Pihaknya berencana akan membuka program studi baru yakni akutansi syariah yang akan segera hadir di Unpal.

“Untuk fakultas ekonomi ini kita hanya ada prodi manajemen dan nanti akan kita buka prodi akuntasi khususnya akutansi syariah yang selama ini belum ada di Palembang,” jelasnya.

Kata Joni, saat ini Unpal sedang dalam persiapan membuka itu salah satunya melalui workshop ini.

“Sedang dalam proses insya Allah dalam waktu dekat,” ujarnya.

Kata dia, tak mudah untuk membuka prodi baru ini. “Seperti syaratnya tenaga pengajar yang masih menjadi kendala kita. Tenaga pengajar akuntansi syariah ini juga masih minim. Karena itu kita kerjasama dengan IAI ini,” beber dia.(*/sumber: tribunsumsel.com)

Back to top button