SYARIAT

One Day One Ayat : QS Al Israa ayat 82 , Alquran Penawar dan Rahmat Bagi Orang-orang yang Beriman

AsSAJIDIN.COM — Jadikanlah Al-Qurankebutuhan  harian kita. Jika tidak makan dan minum sehari, badan menjadi lemah.

Demikian jika tidak membaca Al-Quran sehari, bisa jadi hati dan jiwa menjadi lemah.
Hati menjadi keras, mudah marah, mengeluh dan selalu merasa miskin. Tidak qana’ah dan tidak bersemangat menjalani hari. Tidak tersentuh dengan kebaikan dan hidayah.

Sungguh benar khabar bahwa Al-Quran akan ditinggalkan..

Allah berfirman,

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝُ ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ ﺇِﻥَّ ﻗَﻮْﻣِﻲ ﺍﺗَّﺨَﺬُﻭﺍ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻣَﻬْﺠُﻮﺭﺍً

“Berkatalah Rasul: “Wahai Rabbku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang TIDAK DIACUHKAN/DITINGGALKAN”. (Al Furqan: 30)

Bacalah Al-Quran beberapa juz sehari. Jika tidak mampu, beberapa halaman. Jika tidak mampu, setengah halaman. Jika tidak mampu, beberapa ayat. Jika tidak mampu, mohon ampun kepada Allah. Baca, pahami, laksanakan, lestarikan. Untuk paham, sebaiknya dibaca dengan terjemahan bahasa Indonesia.

Lihat Juga :  Menyogok Orang Agar Diterima Bekerja, Begini Konsekuensinya Menurut Alquran dan Hadist

Waktu itu selalu ada. Setelah shalat subuh, setelah magrib, dalam perjalanan ke kantor, ketika menunggu dan mengantri. Bukan banyak bacaan yang menjadi utama. Akan tetapi istiqamah setiap hari membaca.
Walaupun hanya beberapa ayat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻭَﺇِﻥَّ ﺃَﺣَﺐَّ ﺍﻟْﺄَﻋْﻤَﺎﻝِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﺎﺩَﺍﻡَ ﻭَﺇِﻥْ ﻗَﻞَّ

” Sesungguhnya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang dikerjakan secara terus-menerus (istiqamah) walaupun sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim)

Al-Quran adalah penyembuh penyakit fisik dan jiwa. Kuatkan hati dengan Al-Quran setiap hari.

Allah berfirman

ﻭَﻧُﻨَﺰّﻝُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺷِﻔَﺂﺀٌ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻟّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﻻَ ﻳَﺰِﻳﺪُ ﺍﻟﻈّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺇَﻻّ ﺧَﺴَﺎﺭﺍً

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. Al-Israa’: 82).

Lihat Juga :  11 Inspirasi Cara Menjemput Hidayah

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqith menjelaskan bahwa maksud obat dalam ayat ini adalah obat untuk penyakit fisik dan jiwa. Beliau berkata,

ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺷِﻔَﺎﺀٌ ﻳَﺸْﻤَﻞُ ﻛَﻮْﻧَﻪُ ﺷِﻔَﺎﺀً ﻟِﻠْﻘَﻠْﺐِ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮَﺍﺿِﻪِ ; ﻛَﺎﻟﺸَّﻚِّ ﻭَﺍﻟﻨِّﻔَﺎﻕِ ﻭَﻏَﻴْﺮِ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻭَﻛَﻮْﻧَﻪُ ﺷِﻔَﺎﺀً ﻟِﻠْﺄَﺟْﺴَﺎﻡِ ﺇِﺫَﺍ ﺭُﻗِﻲَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺑِﻪِ ، ﻛَﻤَﺎ ﺗَﺪُﻝُّ ﻟَﻪُ ﻗِﺼَّﺔُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺭَﻗَﻰ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﺍﻟﻠَّﺪِﻳﻎَ ﺑِﺎﻟْﻔَﺎﺗِﺤَﺔِ ، ﻭَﻫِﻲَ ﺻَﺤِﻴﺤَﺔٌ ﻣَﺸْﻬُﻮﺭَﺓٌ

“Obat yang mencakup obat bagi penyakit hati / jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya. Bisa menjadi obat bagi jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Sebagaimana kisah seseorang yang terkena sengatan kalajengking diruqyah dengan membacakan Al-Fatihah. Ini adalah kisah yang shahih dan masyhur” (Tafsir Adhwaul Bayan). (*/sumber: muslimafiyah/tulisan dr Raehanul Bahraen, Hafidzahullah)

 

Tags
Close