SYARIAT

Memasuki Bulan Dzulhijah, Niatkan Puasa Dzulhijah, Tarwiyah dan Arafah hingga Tanggal 9 Dzulhijah, Begini Lafaz Niatnya

AsSAJIDIN.COM — Insyaallah dalam hitungan jam, bulan Dzulhijah akan segera datang bertepatan dengan tanggal 2 Agustus 2019. Ini berarti hari raya kurban yang bertepatan jatuh pada 10 Dzulhijah juga segera dijelang.

Tentunya ada persiapan yang perlu dilakukan, karena di awal-awal Dzulhijah, terdapat beberapa amalan ibadah yang sunnah untuk dikerjakan.
Bahkan puasa sunnah dapat dilakukan selama 10 awal bulan Dzulhijjah.

Hadist yang menguatkan, di antaranya:

“Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah untuk digunakan beribadah sebagaimana halnya hari-hari sepuluh Dzulhijjah.”

“Berpuasa pada siang harinya sama dengan berpuasa selama satu tahun dan salat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan salat pada malam lailatul qadar.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Baihaqi).

Berikut 3 puasa sunnah pada 10 hari pertama Dzulhijjah:

1. Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah dilaksanakan mulai tanggal 1 Dzulhijjah hingga 7 Dzulhijjah.

Adapun keutamaan puasa Dzulhijjah, simak penjelasan berikut:

Tanggal 1 Dzulhijjah: Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

Tanggal 2 Dzulhijjah: Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.

Lihat Juga :  One Day One Ayat: Surat Annur Ayat 58, Adab Masuk Kamar

Tanggal 3 Dzulhijjah: Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.

Tanggal 4 Dzulhijjah: Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.

Tanggal 5 Dzulhijjah: Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

Tanggal 6 Dzulhijjah: Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

Tanggal 7 Dzulhijjah: Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

Lihat Juga :  Rumus Praktis Menghitung Zakat Mal

Puasa Dzulhijjah dianjurkan bagi umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Niat puasa Dzulhijjah:

“Nawaitu shauma syahri dhilhijjati sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya, “Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”

2. Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan tanggal 8 Dzulhijjah.

Niat puasa Tarwiyah:

“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya, “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

3. Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan tanggal 9 Dzulhijjah.

Dimana pada tanggal itu umat muslim yang tengah melaksanakan ibadah haji menunaikan wukuf di Arafah.

Umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji dianjurkan berpuasa Arafah.

Keutamaan puasa Arafah sangat istimewa.
Hadis yang diriwayatkan Abu Qatadah al-Anshari ra, “Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, ‘Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang’.” (HR Imam Muslim).

Niat puasa Arafah:

“Nawaitu shauma ghadin min yaumi arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya, “Sengaja saya berpuasa esok hari, yaitu puasa Arafah sunah karena Allah Taala.” (*/sumber:tribunnews.com)

Tags
Close