MOZAIK ISLAM

Kisah Anjing Penjaga Ashabul Kahfi, yang Masuk Surganya Allah

AsSAJIDIN.COM — Konon KONON dahulu kala, ada seekor anjing. Dia adalah anjing penjaga Ashabul Kahfi. Ashabul Kahfi adalah salah satu peristiwa yang ada di Alquran.┬áKisah itu berisi tentang tujuh orang pemuda dengan satu ekor Anjing yang menyelamatkan diri untuk mempertahankan keimanannya.

Mereka dipercaya masuk surga semua termasuk anjing itu. Berikut adalah kisah Ashabul Kahfi dikutip dari berbagai okezone.com, Senin (1/7/2019).

Dikisahkan, pada zaman dulu ada seorang Raja yang memimpin bernama Raja Diqyanus. Dia adalah seorang raja yang kejam dan meminta seluruh rakyat untuk menyembah selain Allah SWT. Jika tidak dipatuhi, rakyat akan disiksa dan dibunuh.

Di tengah ancaman tersebut, tidak ada pilihan lain bagi seluruh rakyat untuk mematuhi rajanya, kecuali tujuh pemuda yang memilih melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran utusan raja ke dalam Gua Al-Kahfi.

Lihat Juga :  Kisah Patungan Beribadah Kurban di Masa Rasulullah

Ketika tujuh pemuda tersebut tengah menempuh perjalanan menuju gua, ada seekor anjing mengikuti mereka. Ketika semua tiba dalam gua, Anjing inilah yang menjadi penjaga pintu gua tersebut. Sampai tiba waktunya ketika Allah SWT menidurkan mereka semua di dalamnya.

Dengan pengorbanannya tersebut Anjing tersebut juga dikenal dengan Anjing Ashabul Kahfi. Dalam surat Al-Kahfi ayat 10 sampai 26 diceritakan, ketujuh pemuda dan seekor Anjing tersebut tertidur dalam gua selama 309 tahun tanpa mereka sadari.
setelah ratusan tahun berlalu, generasi dan kepemimpinan pun berganti. Hingga akhirnya mereka dibangunkan kembali oleh Allah SWT. Saat itu, salah satu dari tujuh pemuda Ashabul Kahfi pergi ke kota untuk membeli makanan. Tetapi ia justru di laporkan oleh penjual roti tersebut lantaran di duga menyimpan harta karun karena uang yang di gunakannya sudah berusia ratusan tahun lalu.

Lihat Juga :  Soal Pilih Pemimpin, Ini Saran Ustaz Abdul Somad

Namun setelah dilaporkan kepada raja, pemuda itu diminta menunjukan tempat tinggalnya. Setelah sampai, ternyata seorang kakek tua yang membukakan pintu. Diduga kakek tua itu adalah cucu dari pemuda itu.

Pascakejadian tersebut, terbukalah fakta bahwa pemuda ini merupakan salah satu dari tujuh pemuda yang melarikan diri ke dalam gua. Namun setelah raja dan para utusan meminta bertemu pemuda lainnya di dalam gua tersebut, semua pemuda di dalam gua meminta untuk di matikan oleh Allah SWT agar tidak menggemparkan rakyat.

Oleh karena itu, Allah mengabulkan permintaan pemuda tersebut dan saat itu juga malaikat maut mengambil nyawa mereka beserta tertutupnya Gua Al-Kahfi.

Tags

Berita Terkait

Close