LIFESTYLE

Tingkatan Sombong yang Merusak Hati, ini Cara Menangkalnya

 

ASSAJIDIN.COM — Seorang pria yang sedang bertamu di rumah seorang Teraphyst tertegun heran, ketika melihat sang teraphyst sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih.

Pria itu bertanya:Apa yang sedang Anda lakukan Pak?

Teraphyst menjawab: Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasihat. Saya berikan banyak nasihat yg bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Oleh karena itu, saya lakukan pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombong itu.

Sombong adalah penyakit hati yang sering menghinggapi kita semua. Siapa saja & apapun statusnya: orang awam atau tokoh agama bisa juga dihinggapi penyakit sombong ini.
Bahkan di kalangan para pendakwah pun benih-benih kesombongan kerap muncul tanpa mereka sadari.

Lihat Juga :  Adab Mengucap Salam, yang Muda Disunnahkan Menyapa Lebih Dulu

Ditingkat ke-1 :
Sombong disebabkan oleh faktor materi
dimana kita merasa :
~ Lebih kaya,
~ Lebih berkuasa,
~ Lebih tinggi
jabatan,
~ Lebih rupawan &
~ Lebih terhormat daripada orang lain.

Ditingkat ke-2 :
Sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan, kita merasa :
~ Lebih rajin
~ Lebih pintar
~ Lebih kompeten
~ Lebih berpengalaman
~ Lebih berwawasan dibandingkan dengan orang lain.

Ditingkat ke-3:
Sombong disebabkan oleh faktor kebaikan, kita sering menganggap diri kita:
~ Lebih bermoral
~ Lebih pemurah
~ Lebih banyak
amalnya
~ Lebih bersemangat berjuang & beribadah
~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat.
~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil.
~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Lihat Juga :  Ayo Cerdas Hadapi Hoax

Semakin tinggi tingkat kesombongan kita, semakin sulit pula kita untuk mendeteksinya.

Sombong karena materi mudah terlihat.
Namun, sombong karena materi, apalagi sombong karena kebaikab sulit dilihat. Karena, seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari kita melakukan instropeksi diri.

Kadang kita butuh orang lain untuk mengintrospeksi diri kita. kita juga butuh Kritikan & Masukan dari orang lain.

Kesombongan hanya akan membawa kita pada kehinaan diri & kejatuhan yang mendalam. Tetaplah bersabar dan rendah hati.
Karena bisa jadi orang yang kita anggap biasa saja, tapi ternyata dia lebih hebat daripada kita.

Semoga kita dijauhkan dari penyakit hati berupa Kesombongan ini.(*/ sumber : NN)

Tags

Berita Terkait

Close