SOSOK

Tak Terungkap dalam Sejarah RA Kartini Muslimah yang Pandai Mengaji dan Keukeuh dalam Iman Islam

ASSJIDIN.COM — Tiap tanggal 21 April diperingati sebagai hari lahir Raden Ayu (RA) Kartini, sosok pahlawan perempuan nasional yang banyak jasanya memperjuangkan kaum perempuan agar dapat mengenyam pendidikan yang setara dengan pria.
Ya, RA Kartini yang dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan, ternyata juga seorang yang kuat memegang ajaran Islam, serta teguh menjaga imannya.

Hal itu terlihat dari video yang diunggah laman facebook NU Online, setahun lalu. Video berjudul Kartini pun Mengaji mengungkapkan kuatnya RA Kartini dalam Islam dan keimanan adalah saat temannya dari luar negeri mengirimkan surat dan meminta agar Kartini pindah agama.

“Kartini, kamu anak cerdas. Kamu anak pandai. Kamu sebaiknya pindah agama saja, ikuti agama saya. Kamu sebetulnya tidak layak sebagai orang Islam,” kata Kiai Chalwani menirukan surat teman Kartini. “Apa kata Kartini? Saya tidak mungkin pindah agama. Agama saya adalah agama tauhid, agama Islam,” lanjut Kiai Chalwani.

Lihat Juga :  Dua Kakak Beradik Selebriti ini Resmi Berhijab, Netizen Dukung Penuh

Sayangnya, kata Kiai Chalwani, sejarah ini tidak pernah diterangkan di sekolah-sekolah. Sebelumnya dalam video produksi NU Online tersebut, Kiai

Chalwani mengawali cerita tentang Kartini, “Di Jepara, ada anak perempuan mengaji Al-Quran. Dia menjadi Pendekar Bangsa.”

Kartini juga merupakan cucu dari seorang tokoh bernama Kiai Madirono. “Rama Kiai Madirono punya istri bernama Bu Aminah. (Bu Aminah) punya anak perempuan bernama Bu ‘Asyiroh. (Bu ‘Asyiroh) dinikahi Bupati Jepara, punya anak perempuan bernama Kartini,” kata Kiai Chalwani.

Kartini disebutkan sebagai perempuan cerdas yang juga rajin mengaji Al-Qur’an. “Siapa yang mengajari Kartini? KH Sholeh Darat, Semarang,” kata Kiai Chalwani.(*/sumber: nu.or.id)

Tags

Berita Terkait

Close