MOZAIK ISLAM

Keheranan Aisyah dan Usamah Melihat Amalan Rasulullah di Bulan Sya’ban

AsSAJIDIN.COM — Rasulullah Muhammad SAW terbiasa menjalankan puasa di luar Ramadan. Bisa dikatakan, puasa sudah jadi ciri yang melekat pada Nabi SAW.

Meski sudah dianggap biasa, tetap saja ada sahabat yang dibuat keheranan dengan kebiasaan berpuasa Rasulullah. Sebabnya, intensitas berpuasa sunah Rasul jauh meningkat ketika datang bulan Syaban.

Salah satu orang yang dibuat keheranan adalah Usamah bin Zaid RA. Putra dari anak angkat Rasulullah, Zaid, ini menyaksikan begitu seringnya Rasulullah berpuasa.

Untuk mengatasi rasa penasaran itu, Usamah memberanikan diri bertanya kepada Rasulullah.

” Ya Rasulullah, saya belum pernah melihat engkau berpuasa di bulan lain lebih banyak dari puasamu di bulan Syaban,” ucap Usamah.

Lihat Juga :  One Day One Hadist : Perempuan Bersedekahlah, karena Banyak Kaummu Menghuni Neraka

Mendengar ucapan dari Usamah, Rasulullah menjawab demikian.

” Bulan ini sering dilupakan orang karena diapit oleh Rajab dan Ramadan, padahal dalam bulan ini, amal-amal manusia selama satu tahun diangkat dan dilaporkan kepada Tuhan. Karenanya, aku ingin agar sewaktu amalanku dibawa naik, aku sedang berpuasa.”

Percakapan ini terekam dalam hadis riwayat Imam Ahmad dan Imam At Tirmidzi. Hadis ini pula yang dijadikan dasar dianjurkannya memperbanyak puasa pada Syaban.

Aisyah Mencari Sampai Makam Baqi’
Sedangkan orang lain yang juga dibuat heran adalah Aisyah RA. Istri Rasulullah itu sempat bingung tidak mendapati Rasulullah berada di rumah pada malam hari saat Nisfu Syaban.

Suatu malam pertengahan bulan Syaban, Aisyah RA kehilangan Rasulullah SAW. Dia pun segera mencari Rasulullah SAW.

Lihat Juga :  Kisah Perjalanan Hidup Nabi, Awal Mula Diangkat Rasul dan Berdakwah (2)

Aisyah kemudian menemukan Rasulullah sedang di makam Baqi’ (pemakaman para sahabat dan syuhada). Kala itu, Rasulullah tengah menengadahkan tangan dan matanya sendu.

Rasulullah kemudian berkata kepada Aisyah,

” Sesungguhnya Allah yang Maha Agung turun ke langit dunia pada malam Nisfu Syaban dan mengampuni (dosa) hamba-Nya yang jauh lebih banyak dari jumlah bulu domba Bani Kalb.”

Peristiwa ini terekam dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi, Imam Ahmad dan Ibnu Majah.(*/sumber:Islami.co)

Tags
Close