LIFESTYLESYARIAT

Beda Pilihan Presiden, Mempersatukan Dua Sejoli

Lagu Guruh Soekarno, Galih dan Ratna - nyata sudah. 'Dua sejoli memadu kasih'

 Tidak selamanya beda pilihan dalam Pilpres itu membuahkan perselisian, ada orang yang berkelahi karena berbeda pilihan. Tapi bagi dua insan ini tidak demikian.

ASSAJIDIN.COM, PALEMBANGCerita cinta demikian berwarna . Seperti mereka, beda pilihan juga tak masalah   pasangan sejoli Abul Hasan Al Asy’ari dan Lisa Novita Sari, justru akan berbahagia melangkah ke pelaminan, meski berbeda pilihan dan dukungan soal presiden mendatang.

Abul Hasan Al Asy’ari atau biasa disapa Ari ini geram dengan sikap masyarakat yang bertengkar hingga bermusuhan hanya karena beda pilihan presiden. Tidak ingin ikut larut dalam hal itu, Ari pendukung 01, Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin ini meminta agar perbedaan tidak berakibat buruk pada kehidupan masyarakat.

“Saya maunya masyarakat ikut membantu pesta demokrasi, terutama di Sumsel agar berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.

Dalam perbedaan pilihan presiden, Ari terhadap pasangan dan orang sekitarnya menyikapi dengan dewasa, karena baginya hal tersebut hak individu masing-masing.

Lihat Juga :  Sama-sama Lega, ini Komentar Jokowi-Prabowo usai Mencoblos

Ari yang telah meminang Lisa Novita Sari pada 27 Maret 2019 lalu ini, menjelaskan dirinya bukan tim kampanye capres 01, namun dia melihat sendiri kinerja semasa presiden Jokowi periode lalu, dimana akses otonomi dan infrastruktur yang semakin maju, dan sikap tidak tebang pilih terhadap kebijakan yang dikeluarkan.

“Walaupun berbeda Pilihan Capres nantinya, kami tetap menghargai pendapat dan pilihan hati masing-masing, hal yang bodoh jika sampai ribut karena beda pilihan,” tambahnya.

Demikian bagi Lisa Novita Sari, dengan sapaannya Lisa, saat ini sedang menanti pernikahannya dengan Ari pada 20 April mendatang. Dia menceritakan awal perkenalannya dengan Ari, saat mengikuti perlombaan basket semasa di Kampus Tahun 2014 lalu.

“Kita kenal karena sama-sama hobi maen basket. Terus pas tahun 2014 itu, Ari lagi jadi panitia perlombaan basket lalu saya mengikuti lomba tersebut, kami dekat dan akhirnya memutuskan untuk menikah,” jelas Lisa.

Lihat Juga :  Nikah di Bulan Safar, Mitos dan Dalilnya

Meski sama dalam hobi, untuk urusan pilihan presiden, Lisa lebih memilih mendukung Capres dan Cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pemilu 2019 nantinya.

Ketika ditanya mengapa mendukung paslon capres-Cawapres 02, Lisa terkesan dengan sikap tegas mantan Jendral TNI, Prabowo Subianto tersebut, menurutnya sangat cocok menjadi seorang presiden, agar dapat lebih memajukan dan memakmurkan rakyat menjadi sejahtera. Sedangkan Cawapres 02 juga sangat rupawan, tegas dan mengerti kehendak rakyatnya.

“Paslon 01 itu sudah cukup memimpin Indonesia periode lalu, ganti,” katanya.
Mengenai perbedaan pilihan presiden antara dirinya dan Ari, Lisa tidak ambil pusing, karena perbedaan itu seharusnya dapat menyatukan bukan untuk saling menjatuhkan.

“Masyarakat harus memahami bahwa perdamaian lebih penting dari apapun, jadi meski berbeda pilihan, tidak harus bertengkar, tapi menjadi pemersatu bangsa Indonesia ini,” tuturnya.

Reporter : Maya Citra Rosa

Editor : Jemmy Saputera

Tags
Close