SYARIAT

Saat Engkau Diuji, Ingatlah : Laa Tahzan Innallaha Ma’ana

ASSAJIDIN.COM : Mengucapkan sesuatu dengan bahasa Arab alangkah baiknya disertai dengan pemahaman akan arti dan maknanya. Hal ini penting karena kalau kita hanya berucap tapi tak.mengerti artinya, makna yangbseharusnya bisa terpatri di dalam jiwa jadi hilang. Padahal itulah yang diinginkan dari setiap belajar kalimat kalimat Allah. Salah satunya kalimat ini:

Laa Tahzan, innallaha ma’ana.. ((Qs Attaubah :40) Apa maknanya?

Demi Allah engkau mungkin bahagia di pagi hari.
Tetapi sore hari engkau malah terkena musibah.
Hari ini engkau bahagia. Bisa jadi esok justru engkau menangis.

Subhanallah,_ inilah dunia..
Dunia ini adalah sebuah tempat dimana yang sehari membuatmu tertawa dan esok membuatmu menangis..

Saat Seperti itu Apa yang Harus Engkau Lakukan?

Lihat Juga :  Muadzin-Muadzin Rasulullah ﷺ

Saat engkau sedang diuji sakit.
Saat engkau gundah karena memikirkan hutang yang bertumpuk..
Saat diuji dengan meninggalnya orang-orang yang kita sayangi.

Saat ada permasalahan dengan orang terdekat (suami/istri)..
Bahkan saat engkau gundah, gelisah dan putus asa karena dosa yang pernah dilakukan..

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَ..

“Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (Qs. At Taubah 40)

Seorang muslim yang bertauhid,  selama dahimu menempel di tanah jangan takut apapun!

Wahai saudaraku, ingatlah ini..
“Sesungguhnya jarak antara masalahmu dan jalan keluar,seperti jarak antara dahimu dan bumi (tanah)” Jika demikian apa solusinya?

Apa jalan keluarnya dari permasalahan dan kesedihan yang menghimpit?

Maka Solusinya adalah Perbanyak Sujud (Shalat) dan berbuat naik

Lihat Juga :  Penjelasan Apa itu Syirik dan Macam-macam Bentuknya Menurut Alquran

Banyak diantara jalan keluar dan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi oleh Nabi -shalallahu alaihi wasallam- datang dengan sujud (shalat).

وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ

“Maka sujudlah dan mendekatlah.”
(Qs. Al-‘Alaq 19)

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَ

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau di antara orang-orang yang SUJUD (sholat).”
(Qs. Al-Hijr 98)

Dan Perbanyaklah Do’a didalamnya.

“Keadaan paling dekat seorang hamba dari Rabbnya adalah ketika dia dalam keadaan sujud, maka perbanyak doa (didalamnya ketika sujud).”
(HR. Muslim)

Sujudlah (perbanyaklah sholat) dan perbanyaklah do’a didalamnya..

Lakukanlah dengan penuh penghambaan kepada-Nya, maka niscaya Dia akan mudahkan jalan keluar dari setiap permasalahanmu dan pula kesedihanmu. (*/ tulisan Abdullah bin Suyitno/ shahihfiqih)

Tags

Berita Terkait

Close