LIFESTYLE

Anjuran Perempuan Belajar Ilmu Agama

ASSAJIDIN.COM — Wahai wanita, di antara hakmu adalah memperoleh edukasi keagamaan

Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu, beliau berkata,

جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، ذَهَبَ الرِّجَالُ بِحَدِيثِكَ ، فَاجْعَلْ لَنَا مِنْ نَفْسِكَ يَوْمًا نَأْتِيكَ فِيهِ تُعَلِّمُنَا مِمَّا عَلَّمَكَ اللَّهُ ، فَقَالَ : اجْتَمِعْنَ ، فِي يَوْمِ كَذَا وَكَذَا فِي مَكَانِ كَذَا وَكَذَا ، فَاجْتَمَعْنَ ، فَأَتَاهُنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَعَلَّمَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَهُ اللَّهُ ، ثُمَّ قَالَ : مَا مِنْكُنَّ امْرَأَةٌ تُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيْهَا مِنْ وَلَدِهَا ثَلَاثَةً إِلَّا كَانَ لَهَا حِجَابًا مِنَ النَّارِ ، فَقَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَوِ اثْنَيْنِ ، قَالَ : فَأَعَادَتْهَا مَرَّتَيْنِ ، ثُمَّ قَالَ : وَاثْنَيْنِ ، وَاثْنَيْنِ ، وَاثْنَيْنِ

“Seorang wanita menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata kepada beliau, _‘Wahai Rasulullah, para pria sudah biasa datang kepadamu dan menimba hadits, maka tolong berilah kami jatah harimu sehingga kami bisa menemuimu dan anda dapat mengajarkan kepada kami ilmu yang telah Allah ajarkan kepada anda._’

Lihat Juga :  Meninggal dengan Tersenyum, Ternyata Pemuda ini Adalah Seorang ...

Rasulullah mengiyakan dengan bersabda, _‘Boleh, berkumpullah kalian pada hari ini dan ini, di tempat si fulan dan fulan.’_

Maka para wanita pun berkumpul dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajari mereka ilmu yang telah Allah ajarkan kepada beliau. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepada para wanita tersebut,

Tidaklah salah seorang di antara kalian yang ditinggal mati oleh tiga anaknya, kecuali ketiga anak itu akan menjadi penghalang neraka baginya.’

Maka ada seorang wanita yang bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana kalau hanya dua?’Wanita itu mengulanginya hingga dua kali. Maka Rasulullah menjawab, ‘Iya. Sekalipun hanya dua, sekalipun hanya dua (mereka akan menjadi penghalang neraka baginya.’
HR. al-Bukhari dan Muslim]

Disyari’atkannya mengkhususkan hari tertentu bagi para wanita muslimah agar mereka dapat mempelajari agama.S

eyogyanya wanita tidak bercampur baur dengan pria, meskipun tengah melakukan aktivitas menuntut ilmu agama.

Lihat Juga :  Doa Susah Tidur, Begini Lafaznya

Perlu mempertimbangkan perbedaan-perbedaan yang ada antara pria dan wanita dalam aktivitas taklim.

Wanita diistimewakan dengan adanya sifat malu, karena itu harus memperhatikan dan mempertimbangkan karakter mereka tersebut di setiap program atau aktivitas yang melibatkan partisipasi mereka.

Tindakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyetujui permintaan wanita di atas menunjukkan besarnya perhatian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mendidik para wanita.

Motivasi bagi wanita untuk bersabar ketika kehilangan anak; bahwa pahala bagi atas musibah tersebut adalah jannah.

Anak-anak kaum muslimin yang meninggal berada di dalam jannah dan menjadi sebab orang tua mereka juga masuk ke dalam jannah bersama mereka.

Hadits ini menunjukkan kegigihan sahabiyah (sahabat wanita) dalam mempelajari agama.

Diperbolehkan wanita belajar dan berdiskusi agama dengan seorang pria yang alim lagi menjaga diri; khususnya dalam perkara agama yang sulit dipahami.(*/sumber: #belajartauhid)

Tags
Close