ADVERTORIALBERITA TERKINIBERITA UTAMA

Ini Pesan Gubernur Sumsel H.Herman Deru pada Pilpres 2019 : BACA As SAJIDIN TERBARU Edisi JANUARI 

assajidin.com— Menghadapi Pemilihan Umum Legislatif [Pileg] dan Pemilihan Presiden [Pilpres] 17 April 2019 mendatang, Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H.Herman Deru berpesan sekaligus mengajak segenap warga daerah ini untuk tetap menjaga persatuan umat, walaupun pilihan politik kita berbeda-beda.

“ Kita bisa menjaga kebersamaan umat, meskipun berbeda arah politik bukan berarti kita harus bercerai-berai. Justru perbedaan itu yang seharusnya menjadikan kita bersatu. Bukankah Islam memberikan tuntunan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam,” pesan Herman Deru.

Ajakan dan pesan orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini disampaikan kepada khalayak dan peserta  yang menghadiri Peringatan Hari Amal Bhakti [HAB] ke- 73 Kementerian Agama Republik Indonesia, 2 Januari 2019 di Griya Agung, Palembang.

Sejalan dengan tema HAB  ke-73 Kemenag RI  tahun ini, kata Deru, kebersamaan umat seharusnya menjadi pondasi kita menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi ke depan.

Oleh karena itu , dirinya  mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas semua kelompok maupun kepentingan golongan.

“ Mari kita jauhi sikap saling menebar kebencian, berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan umat,  Saling memfitnah dan menyuburkan penyakit hati,” pinta gubernur.

Lihat Juga :  Seorang Muslim, Wajib Membela Tanah Airnya

Dikatakan, peringatan HAB ini adalah momentum lahirnya semangat kebersamaan dalam keutuhan untuk menjadikan bangsa dan negara sebagai tujuan akhir suatu peradaban. Artinya, persatuan adalah modal dasar mencapai kesejahteraan masyarakat.

Deru juga menambahkan, agar semua lapisan masyarakat untuk dapat bahu-membahu menjaga Sumsel, mengingat 17 April 2019 mendatang adalah puncak pesta demokrasi Pemilihan Umum, baik Calon Legislatif, DPR, DPRD, DPD dan Capres- Cawapres yang pastinya akan banyak menimbulkan perbedaan arah politik di kalangan masyarakat.

Oleh karenanya, melalui HAB ini mari kita jadikan itu semangat untuk bersatunya umat dalam menyambut Indonesia yang jauh lebih baik.

Sementara itu, Deni Priansyah, Kepala Kantor Kemenag Palembang menuturkan apa yang disampaikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru adalah pesan moral yang wajib untuk dijalankan, apalagi diketahui tahun 2019 ini sebagai ajang kontestasi politik yang sarat akan perbedaan.

“ Sekerang yang harus kita tekankan adalah, semangat membangun bangsa dengan persatuan. Oleh karenanya, sangat penting bagi kita menterdepankan nilai-nilai kebaikan. Beda arah pilihan itu biasa. Dapat menjaga perbedeaan  dengan semangat kebersamaan, itu yang sulit. Tapi saya berkeyakinan, jika hati kita tetap satu, menginginkan Indonesia maju dan jaya maka kita dapat membangun keutuhan demokrasi berbangsa yang diridhoi oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Subhanallah Lucunya... Kembar Lima Bernama A I U E O ini Mulai Sekolah

Menyikapi hal itu, Habib Mahdi Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sumsel bersama As SAJIDIN beberapa waktu lalu menekankan bahwa, umat Islam sejatinya adalah umat yang cinta damai. Namun jika sudah menyangkut masalah akidah, jangan pula di salahkan jika umat Islam ini melakukan aksi pembelaan.

Lebih jauh Habib Mahdi berujar, Islam adalah agama yang memberikan pengajaran hidup sangat sempurna. Baik dari urusan rumah tangga sampai urusan Pemeintah. Oleh karenanya, sikap Islam sangat jelas menterdepankan semangat persatuan Umat.

“ Kita tahu peran Islam dalam membangun bangsa ini sangat lah besar. Terlebih lagi, banyak para santri, ustadz dan kyai yang rela mengorbankan harta benda. Bahkan nyawa untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari para penjajah. Sekarang, waktunya tinggal kita berfikir. Apakah pantas, pengobarbanan yang besar tersebut harus kita rusak hanya karena beda pandangan pilihan Capres Cawapres,” urainya.

“ Sebagai agama yang memiliki semangat perjuangan, Islam selama ini adalah pengayom bagi semua golongan. Coba lihat, dimana di dunia ini yang Islam adalah mayoritasnya, semua agama di dalamnya pasti akan terjaga keamananya. Itulah bukti Islam sebagai agama pemersatu umat.[]Jemmy Saputera

Close