Berita TerkiniLifestyle

Kewajiban Memenuhi Undangan dan Memuliakan Tamu

ASSAJIDIN.COM—  Suatu keharusan apabila mendapat undangan, kita menghadirinya.

“Barangsiapa yg diundang, maka datanglah.” (HR. Abu dawud dan Ahmad)

Dan tanda seseorang itu beriman takala ia memuliakan tamu yang datang ke rumahnya.
“Barang siapa yg beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.”(HR.Bukhari dan Muslim)
.
Salah satu cara memuliakan tamu dengan memberikan jamuan terbaik dan sebuah tanda kebaikan bagi tuan rumah.
“Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak menjamu tamu”. (HR Ahmad)

Namun sering kita mendengar istilah ” jangan SMP ga enak ” atau candaan jgn SMP (Sudah Makan Pulang), padahal tamu yang baik memang seharusnya pulang setelah makan dan tidak melanjutkan percakapan dan berlama-lama di tempat tuan rumah.

Lihat Juga :  Jangan Usir Anak-anak dari Masjid karena Alasan Ribut

” Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak makanannya!

Namun, jika kamu diundang, masuklah! Dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan! Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi. Lalu, Nabi malu kepadamu untuk menyuruh kamu keluar. Dan Allah tidak malu menerangkan yang benar.” (Qs. Al Azab: 53).

Setelah selesai bertamu, hendaklah do’akan tuan rumah atas kebaikan yang diberikan kepadamu, dan hendaklah pulang dengan lapang dada, dan akhlak mulia, memaafkan segala kekurangan tuan rumah. wallahualam.(*/sunber:fiqihmuslimah)

Berita Terkait

Close