Uncategorized

SPPA Kota Palembang Menjadi Percontohan di Indonesia

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM  — Pada tanggal 19 November 2018, Kejaksaan Tinggi Sumsel akan melaunching Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) Kota Palembang sebagai percontohan di Indonesia, Senin (12/11/2018). Hal tersebut dikatakan oleh Walikota Palembang H Harnojoyo saat audiensi di rumah dinas walikota Palembang.

Sementara itu, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumsel, Reda Manthovani mengatakan audiensi bertujuan menginformasikan atas Rencana penunjukan Kota Palembang sebagai percontohan penerapan aplikasi dalam sistem peradilan pidana terpadu Anak.

Ia menambahkan setelah di launcing aplikasi, diharapkan penanganan perkara Anak, dari awal Laporan sampai penelitian nantinya seluruh unsur yang terkait didalam sistem peradilan pidana anak Sudah terlibat sehingga adakalanya suatu perkara Anak Menurut pertimbangan tidak perlu sampai ke pengadilan.

Lihat Juga :  Ini Dia Delapan Nama Pejabat yang Baru Dilantik Pimpin Dinas Perhubungan hingga Dinas Kesehatan Kota Palembang

” Jadi selama proses pidana terjalan, anak bisa di titip di pesantren, panti asuhan atau dinas sosial. Harapannya untuk mengurangi tingkat kejahatan anak Kota Palembang,” katanya usai Audiensi di Rumah Dinas Wali Kota.

Aplikasi nantinya ada setiap instansi terkait dan masih dalam bentuk program komputer, “Nantinya dapat di input pada handphone hakim Anak, jaksa anak, penyidik anak, dinas sosial dan Lembaga terkait agar dapat mengetahui perkembangan anak,” katanya.

Untuk penerapan aplikasi sendiri, Kejaksaan Agung meminta aplikasi diterapkan pertama di Kota Palembang karena, Kota Palembang mempunyai Lembaga Permasyarakatan Khusus (LPK) Anak terbaik se-Indonesia dan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) terbaik.  “Mempunyai kedua Lembaga terbaik se Indonesia, jadi kenapa tidak semua sistem menjadi yang terbaik juga,” tutupnya.(*)

Lihat Juga :  Dua Tahun Belum Juga Diresmikan, ini Peran Penting Pokjaluh

Penulis:  Tri Jumartini Ilyas

Back to top button