Uncategorized

Hukum Begadang dalam Islam

AsSAJIDIN.COM — Kebiasaan begadang seringkali dianggap hal wajar bagi sebagian orang. Entah karena harus lembur untuk menyelasaikan pekerjaan, belajar dengan sistem kebut semalam atau menonton drama kesayangan.

Begadang yang identik dengan aktivitas malam inipun disinggung dalam Alquran. Yakni dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“ Katakanlah (Muhammad), Bagaimana pendapatmu jika Allah jadikan malam itu terus-menerus sampai hari kiamat. Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Apakah kamu tidak mendengar?. Katakanlah (Muhammad), Bagaimnana pendapatmu jika Allah jadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari kiamat. Siapakah Tuhan selain Allah yang mendatangkan malam padamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?” (Q.S Al-Qasas: 71-72)

Dalam ayat di atas, dijelaskan bahwa Allah menciptakan malam sebagai waktu istirahat setelah kita mencari sebagian Karunia-Nya pada siang hari, agar kita lebih bersyukur kepada-Nya.

Lihat Juga :  Alhamdulillah, Empat Selebritis Cantik ini Putuskan Berhijab di Awal Tahun 2018

Nah, bagaiamana sebenarnya hukum bergadang dalam pandangan Islam? Berikut ulasannya:

Pertama, makruh. Merujuk kepada firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Sungguh, ayat-ayat-Ku (Alquran) selalu dibacakan kepadamu, tapi kamu selalu berpaling ke belakang. Dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan keji terhadapnya (Alquran) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.” (Q.S Al Mu’minun: 66-67)

Begadang hukumnya makruh apabila dilakukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Seperti, membicarakan dunia dan sedikitnya mengingat akhirat.

Kedua, haram. Hukum begadang menjadi haram apabila dilakukan untuk hal-hal yang telah nyata larangannya oleh Allah maupun Rasulullah. Seperti melakukan kemaksiatan, membicarakan aib orang lain dan melihat tontonan yang dapat merusak akhlak.

Lihat Juga :  Wawako Palembang Sidak Lapak Liar, ini Dampaknya

Selain itu, begadang sangatlah merugikan kita. Diantaranya:

Dengan begadang, seseorang bisa ketinggalan shalat malam dan subuh karean ketiduran. Rasulullah shalallahu ‘alaihi waa sallam bersabda, “ Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahri (shalat subuh) dan shalat sebelum terbenamnya matahari (shalat ashar).” (H.R Muslim)
Begadang lebih banyak mudaharat dibandingkan manfaatnya. Begadang menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, terutama penyakit anemia. Begadang menjadikan pekerjaan kita terganggu karena mengantuk.
Seharusnya, kita bisa mengurangi aktivitas pada malam hari, agar kesehatan tetap terjaga dan waktu istirahatpun tidak terganggu. [*/SUMBER: DALAM ISLAM]

Back to top button