HeadlinePendidikanUtama

Ingin Masukkan Anak ke Pesantren? Simak Penjelasan Buya Yahya, Pendiri Ponpes Al Bahjah

 

AsSAJIDIN.COM – Menyekolahkan anak di pesantren jadi alasan banyak orangtua agar buah hatinya mendapat ilmu agama yang mumpuni dari para ulama. Bersekolah di pesantren, berarti orangtua harus berpisah jarak dengan anak.

Tak bisa bertemu kapan pun dan hanya di waktu-waktu tertentu saja. Hal ini bagi beberapa orangtua terasa berat, begitu juga bagi anak.

Buya Yahya, pendiri Pondok Pesantren Al-Bahjah, di Cirebon menjelaskan usia paling tepat anak masuk pesantren.

Menurut beliau, hal yang harus diperhatikan lebih dulu adalah keadaan anak, lalu kondisi orangtua dan lingkungan. Hal ini dijelaskan Buya dalam ceramahnya yang diunggah di channel YouTube AlBahjah TV.

” Kalau di dalam sebuah keluarga itu aman maka idealnya adalah setelah usia SD, menjelang pubertas. Tapi kalau keluarga kurang aman, maka bayi pun perlu dipondokkin. Contohnya ibunya yang hobi sinetron 24 jam,” ungkap Buya Yahya dalam ceramahnya.

Lihat Juga  Masya Allah!! Inilah Arti Jika Menyingkat Salam di Ponsel

Kondisi rumah begitu berpengaruh pada kehidupan anak. Penting bagi orangtua untuk aktif mengajarkan agama di rumah pada anak, mulai dari mengaji, mencontohkan akhlak yang baik.

Baru saat usia 12 tahun, anak bisa dimasukkan ke pesantren. Dalam usia tersebut, menurut Buya Yahya, anak mulai belajar mandiri.(*/Sumber: AlBahjah TV)

Berita Terkait

Close