PENDIDIKAN

Disaksikan Gubernur Sumsel, 4000 Mahasiswa UIN Raden Fatah Deklarasi Anti Hoaks

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM – Remaja yang hidup di jaman serba internet sering diidentifikasikan sebagai kaum milenial yang telah melek informasi,dan mampu memilih berita benar dan berita bohong yang belakangan ini mulai tersebar.
Hal inilah yang memotivasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk menggelar Kuliah Umum UIN Raden Fatah Palembang bersama Gubernur & Wakil Gubernur Sumsel dengan mengusung tema “Partisipasi mahasiswa sebagai pemilih milenial dalam rangka menyambut pileg & pilres 2019” sekaligus deklarasi 4.000 mahasiswa anti hoax.

Pada sambutannya, Herman Deru yang merupakan Gubernur Sumsel menjelaskan jika pendidikan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh kaum milenial, karena dengan pendidikan kita dapat memilih berita benar dan berita bohong. “Dengan pendidikan, kita akan mampu menjalani era reformasi dengan baik dan benar, sehingga tidak akan terjerumus kedalam hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. Kamis, (18/10/18).

Lihat Juga :  Dr Arwan MPdI Berbagi Ilmu dan Pengalaman Lewat Buku "Sukses Memimpin Sekolah"

Era reformasi yang ia maksud adalah era dimana semua masyarakat memiliki kebebasan yang dalam hal ini kebebasan dalam berdemokrasi. “Kita berada di zaman yang penuh dengan kebebasan namun tetap mengacu pada aturan-aturan yang ada,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan jika kaum milenial mempunyai peran yang sangat besar untuk menentukan langkah negara kita dimasa yg akan datang. “Saya hanya mengingatkan, kalian (mahasiswa) ini merupakan makhluk intelektual. Jangnan hanya terhanyut dengan berita di media sosial, kita harus cek dan konfirmasi kebenaran dari berita tersebut, karena info yang benar bisa di temui di mana saja melalui apa saja,” lanjutnya.

Lihat Juga :  BSI Luncurkan Digitalisasi Tabungan Anak

Ia juga menambahkan jika mahasiswa punya peran penting untuk memfilter atau menyaring setiap berita yang sampai pada kaum milenial. Dan kaum milenial jangan menyaring informasi hanya untuk diri sendiri tapi juga di hanrus disebarkan ke masyarakat umum. “Kalian sebagai kaum milenial memiliki tanggung jawab tentang Pileg dan Pilpres 2019 tentang bagaimana tata cara berdemokrasi yang baik dan benar,” sambungnya.

Diakhir sambutannya, ia berpesan kepada kaum milenial untuk mengedukasi diri mereka dengan pendidikan. “Saya berharap kalian para kaum milenial harus mengedukasi diri sendiri terlebih dahulu untuk memahami tujuan politik di negara ini, setelah itu baru kita edukasi masyarakat, karena tujuan politik ini hanya satu, yaitu kesejahteraan rakyat tetapi memang cara pemimpin kita yang berbeda,” tutupnya.(*)

Penulis: Siti Umnah

Back to top button