HeadlinePendidikanPolitikUtama

Usulkan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan , Kakanwil Kemenag Acungi Jempol Buat PPP

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM –– Upaya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melindungi pesantren dan pendidikan keagamaan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi. Menurut Fajri, kerja keras PPP dibawah kepemimpinan Romahurmuziy dalam menggolkan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan patut diacungi jempol.
“Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang kita peroleh kemarin. Rapat Badan Legislatif DPR RI menyetujui RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sebagai usul inisiatif DPR. Selanjutnya RUU tersebut akan dibawa ke paripurna dalam waktu dekat untuk dimintakan persetujuan.
Kami dari Kanwil Kemenag Sumsel selaku wakil pemerintah dalam bidang pembangunan keagamaan di daerah memberikan apresiasi kepada PPP yang sejak 2013 lalu mengusulkan RUU ini agar masuk Prolegnas. Ini merupakan sebuah sejarah besar untuk melindungi pesantren melalui produk legislasi,” tutur Fajri ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/9) pagi.

Lihat Juga  Janganlah Seperti Burung Beo

RUU itu sendiri berjudul Pesantren dan Pendidikan Keagamaan serta terdiri dari 10 Bab dan 169 pasal. RUU ini tidak hanya mengatur pendidikan agama Islam saja seperti pesantren dan madrasah diniyah tapi juga pendidikan semua agama yang sah di Indonesia. Perjalanan RUU ini cukup panjang sebab awalnya diajukan judul RUU Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

PPP sebagai salah satu pengusul bersedia berkompromi dengan menyandingkan draft RUU yang dikompilasi oleh tenaga ahli Baleg bersama tenaga ahli PPP dan tenaga ahli PKB.
“Dengan adanya RUU ini, perhatian negara terhadap keberlangsungan pondok pesantren dan lembaga diniyah akan lebih besar termasuk dalam hal kebijakan anggaran. Kami berharap, dalam rapat paripurna nanti RUU ini akan disetujui oleh semua fraksi.
Ini penting karena pesantren dan pendidikan keagamaan menjadi tulang punggung pembinaan moral, etika dan mental anak bangsa. Institusi pendidikan tersebut sudah ada bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka,” jelas Fajri.
Senada dengan Fajri, Ali Sadikin, Mudir Pondok Pesantren Darul Jannah Ash Shiddiqiyah Kikim Timur Lahat, mengaku sangat senang dengan kabar ini. Dia berharap, keberadaan RUU tersebut akan semakin meningkatkan pendidikan yang ada di pesantren.

Lihat Juga  Rival Achmad : AJO Indonesia, Bukan Organisasi Biasa Kami Beda !

“Alhamdulillah, mantap. Kami yakin dan optimis pesantren dan pendidikan keagamaan di Indonesia akan semakin maju. Terima kasih kepada PPP. Semoga barokah dan mudah-mudahan PPP makin sukses dan menang pada Pileg 2019 mendatang,” kata Ali Sadikin.

Apresiasi serupa diungkapkan Ustadz Syamsu Rihal, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Iman, Ujung Tanjung Banyuasin. Dia menyambut baik RUU tersebut. “Semoga pendidikan di pesantren ke depan bisa setara dengan pendidikan formal lainnya. Harapan kami pendidikan pesantren lebih maju, termasuk persoalan kepastian anggaran. Terima kasih PPP,” ujar Syamsu Rihal. (*/)
Penulis: Wilda/Rilis

Berita Terkait

Close