MOZAIK ISLAM

Mengapa di Bulan Ramadhan Kita Bisa Menahan Nafsu?

AsSAJIDIN.COM — Meski puasa sudah memasuki 18 hari, keindahan Ramadhan tetap menarik untuk diungkap misterinya. Salah satu pertanyaan yang masih sering muncul, kenapa ya di Bulan Ramadhan kita bisa menahan nafsu? Justru di bulan lain, puasa sehari saja, rasanya berat?

Menurut Ust. Kustono, salah seorang pendakwah dari Purwakarta-Jawa Barat mengatakan bahwa konsep puasa itu adalah, “Mempuasakan kehendak diri. Hanya menjalankan kehendak Allah.” Apa maksudnya?

Jadi, setiap mukmin yang mengaku beriman kepada Allah, dalam menjalankan ibadah puasa ini bukan hanya sekedar menahan diri dari lapar dan haus semata. Melainkan, kehendak atau kemauan diri sendiri juga harus ditahan. Dan hanya satu yang perlu dilakukan yaitu mengerjakan apa yang Allah kehendaki.

Lihat Juga :  Tiga Amalan yang Tidak Terputus Pahalanya

Terkadang kita tidak menyadari bahwasanya tak selamanya apa yang kita kehendaki itu baik untuk kita. Namun, karena dorongan nafsulah kita mengikutinya. Nah, di bulan ini, merupakan waktu yang tepat untuk melatih dan menahan kemauan hawa nafsu.

Di bulan ini, kita dilatih untuk menahan kemuan diri dan mendahulukan kemauan Allah. Karena, tahukah Anda, bahwa ternyata dibalik kewajiban itu merupakan kebutuhan bagi kita. Mungkin kita tidak menyadarinya, tapi rasakanlah perubahan baik pada diri kita, jika kita melakukan kewajiban itu dengan baik dan benar.

Lihat Juga :  Kalaulah Saja Allah Membuka Aib Kita...

Nah bila ingin di bulan lain di luar Ramadan, bisa menahan hawa nafsu seperti di bulan Ramadan, seharusnya setiap bulan kita menganggapnya adalah Bulan Ramadhan, sehingga kita tetap bisa beribadah istiqomah seperti di Bulan Ramadhan. Wallahualam bishawab. [*]

Back to top button