Uncategorized

Memaknai Isra Mi’raj, Perbaiki Yuk, inilah Tata Cara Shalat yang Baik Ala Rasulullah Menurut Ustaz Riza Muhammad

AsSAJIDIN.COM — Rajab adalah bulan istimewa dalam kalender Islam karena di dalamnya ada peristiwa penting berupa turunnya perintah Allah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari, yaitu Isra Mi’raj.

Menjelang Rajab, ujar Ustad Riza Muhammad dalam ceramahnya di acara Sapa Indonesia Siang Kompas TV mengatakan Nabi Muhammad selalu berdoa.

“Doanya begini, allahumma bariklana fi rajab wa sya’ban wa ballignaa fi romadhon. Artinya, ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, Syakban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan,” katanya.

Di bulan Rajab dan Syakban, dianjurkan kepada umat Islam agar memperbanyak puasa dan ibadah sunah lainnya karena ini sebagai waktu latihan menghadapi puasa Ramadan.

Lihat Juga :  Jangan Bangga dengang Gelar Haji, tapi Banggalah Bila Meraih ini dari Allah

Selan itu, Rajab terbilang istimewa karena ada satu peristiwa penting yang terjadi, yaitu Isra Mikraj.

Peristiwa ini ada disebutkan dalam Alquran surah Alisra ayat pertama.

Disebutkan pula, Rasulullah tak tidur dulu jika belum membaca surah Azzumar dan Alisra.

“Karena di dua surah ini ada peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad. Di antaranya adalah Isra Mikraj, ada di Surah Alisra ayat pertama,” lanjutnya.

Dalam peristiwa ini, Allah menyuruh Nabi Muhammad agar menyampaikan perintah shalat lima waktu sehari kepada umat Islam.

“Salat lima waktu dalam Islam adalah sebuah ibadah penting dan wajib dilakukan. Salat adalah ibadah atau zikir yang paling dicintai Allah,” jelasnya lagi.

Lihat Juga :  Meski Rajin Berdzikir, Orang Seperti ini Malah Semakin Dekat dengan Setan

Dia kemudian menyitir sebuah hadis Nabi Muhammad tentang ibadah yang paling disukai Allah.

Nabi Muhammad mengatakan, ibadah itu adalah salat tepat waktu.

“Jadi, kalau kita salatnya tepat waktu, Allah sangat suka itu,” lanjutnya seperti dikutip dari laman tribunsumsel.com.

Bagaimanakah cara salat yang baik?  Menurutnya, ada dua syaratnya, yaitu ikhlas dan sesuai cara salat Nabi Muhammad.

“Bagaimana cara salat Nabi Muhammad? Ternyata sangat simpel. Ada tiga, yaitu kita memahami bacaannya, tepat waktu dan shalat dimana pun dan kapan pun,” pungkasnya.(*)

Tags

Berita Terkait

Close