Uncategorized

Kebablasan Stand Up Comedy, Ge Pamungkas akan Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pelecehan Agama

 

JAKARTA, AsSAJIDIN.COM — Komika Ge Pamungkas diduga telah melecehkan agama saat menyampaikan materi stand up comedy atau komika tunggal. Karena perbuatannya tersebut, jebolan SUCI 2 itu akan dilaporkan ke polisi.

Pelaporan akan dilakukan oleh tim koordinator pelaporan bela Islam (Korlabi). Rencananya, Korlabi akan membuat laporan di Bareskrim Polri, Rabu (10/1) besok. “Insya Allah, besok (Rabu),” ujar Tim Korlabi, Habib Novel Chaidar Hasan Bamukmin kepada Republika, Rabu (9/1).

Sebelumnya Novel berencana melaporkan aktor Film Susah Sinyal ini Senin (8/1) kemarin. Namun lantaran tim masih disibukkan dengan sidang Asma Dewi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sehingga agenda pelaporan harus diundur. “Kami masih ada kesibukan sidang Asma Dewi hari ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, Ge Pamungkas melakukan stand up comedy tersebut dalam sebuah acara promosi film. Berikut ini penggalan materi stand up comedy Ge Pamungkas yang dianggap telah melecehkan agama.

Twitter sekarang (isinya) sudah politik, agama, politik, agama, sudah engga asik lagi.

Nih, dulu nih Jakarta banjir, apa coba netizen-netizen itu? Wih, Jakarta banjir. Ini gara-gara *** ini. Ini adalah azab kita punya gubernur.

Ucapan Ge ini langsung disambung gelak tawa penonton dalam acara tersebut.

Nih, potong kuping gue. Nih, sekarang Jakarta banjir, beda omongannya.

Wah, ini adalah cobaan dari Allah SWT.

Ini cobaan. Sesungguhnya Allah akan memberikan cobaan kepada orang yang Dia cintai. Cintai apaan? Itu ada genangan, cobaan. Stress banget gue.

Sontak saja postingan potongan lawakan Ge Pamungkas itu pun mendapat banyak tanggapan dari pengguna facebook.

Lihat Juga :  Pandangan Islam tentang Penggunakan Fitur Pembayaran Online

Banyak yang lantas menghujatnya karena dianggap telah melecehkan agama. Sadar menjadi sasaran hujatan, Ge akhirnya membuat klarifikasi.

Ia menulis klarifikasi itu di Instagram @muslim.fact, Rabu (3/1/2017).

Lalu apa isinya?

Berikut adalah klarifikasi Ge seperti yang dilansir dari Instagram Tantee Rempong:

“Assalamualaikum Wr. Wb. Min, mau saya jelaskan, bahwa konteks dari omongan saya tentunya tidak menghina Allah SWT, melainkan sifat manusia yang masih double standard dalam melihat agama/ras orang yang dianutnya.

Menghina agama, ras, dan adat istiadat bukanlah gaya saya dalam menghibut penonton, jadi saya sangat amat sadar bahwa saya tidak mungkin menghina/menyentuh ranah itu, terlebih lagi menghina Sang Khalik, Allah SWT.

Mungkin ada beberapa part dari awal acara yang tidak terlihat/terpotong, sehingga dapat menimbulkan salah tafsir.

Atau mungkin juga cara komunikasi saya yang salah dan syukur alhamdulillah saya masih ditegur oleh Allah SWT melalui mimin.

Apabila masih kurang berkenan, saya bersedia kok untuk bertemu, tabayyun, supaya penjelasannya lebih dapat dimengerti.

Sudah tugas seorang Muslim dan Muslimah untuk saling mengingatkan.

Dan saya dari lubuk hati yang paling dalam ingin berterumakasih sudah diingatkan.

Syukron, Allah Yubarik Fik, wassalamualaikum wr.wb,” tulis Ghe Pamungkas.(*/sumber:republika.co.id/tribunnews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button