Uncategorized

Transmusi Ramah Disabilitas, Sayang Belum Pernah Dimanfaatkan

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.Com  – Para pengguna jasa Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi pasti tahu adanya ruang khusus untuk penumpang disabilitas. Seperti yang terpantau di unit bus koridor Bandara – Alang-Alang Lebar (AAL), posisinya bersebelahan dengan kursi penumpang lain. Ada tanda khusus bergambar kursi roda di lantai bus.

Salah satu warga Simpang Kades km 12, Niken (21) mengatakan, selama ini memang tidak terlalu memperhatikan ruang khusus tersebut. Ia sempat heran ada bagian kosong di deretan kursi penumpang. Jadi, begitu penumpang cukup padat ruang kosong itu akan diisi penumpang yang berdiri. “Memang belum pernah lihat penumpang berkursi roda di posisi itu. Tapi cukup bangga begitu tahu ada fasilitas untuk mereka,”tutur mahasiswa Universitas Sriwijaya ini.

Lihat Juga :  Universitas Sumsel-PWI Sepakat Jalin Kerja Sama Menguntungkan

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Antoni Rais mengatakan, pihaknya selaku pengelola BRT Transmusi sebenarnya tidak memberikan tanda khusus untuk fasilitas kursi penumpang prioritas. Namun begitu, dia yakin pengguna jasa Transmusi bisa menentukan dan bersikap apabila bertemu dengan penumpang prioritas yang dimaksud, seperti orangtua, ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.

“Tidak ada fasilitas bangku prioritas untuk orangtua atau ibu hamil, kecuali ruang untuk kursi roda. Tinggal kesadaran masyarakat saja untuk peduli dengan sekitarnya atau tidak,”ujarnya kepada Assajidin.

Pengamat Transportasi Sumsel, Prof Erika Buchori sebelumnya mengatakan, pengelolaan transportasi diharapkan terus diperbaiki oleh Pemerintah Kota Palembang, terutama menjelang Asian Games. Erika menjelaskan, peningkatan pelayanan yang dimaksud antara lain kelengkapan fasilitas halte yang terawat dan ramah disabilitas, pedestrian yang aman, serta tarif angkutan umum yang murah.

Lihat Juga :  Utang dan Kebiasaan Seorang Laki-laki yang Rutin Membaca Surat Al-ikhlas

Perlu juga ada kesinambungan dan integrasi antar transportasi yang satu dengan yang lain. Sehingga membuat masyarakat tidak perlu untuk berjalan dengan jarak yang jauh agar bisa mencapai tempat tujuannya. “Oke, saat ini sudah ada transportasi umum yang nyaman, BRT Transmusi. Sebentar lagi akan hadir pula kereta api ringan (LRT). Tapi, diharapkan fasilitas pelayanannya ditingkatkan pula,”imbuhnya. (*)

Penulis: Yulia Savitri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button