BERITA TERKINILIFESTYLEMOZAIK ISLAMPENDIDIKAN

Yuk Nonton Film “Meniti 20 Hari” Karya Wong Palembang , Ini Jadwal Nobarnya

 

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.Com  – Banyak cara untuk mengenalkan sejarah dan dakwah, salah satunya dengan media film. Hal inilah yang dilakukan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah yang sukses mengadaptasi kisah KH AR Fachruddin (Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1969-1980) dalam film “Meniti 20 Hari”.

Istimewanya, film ini diperankan putra asli Sumatera Selatan (Sumsel) dan disutradarai Ari Mubarianto asal Yogyakarta. Pemutaran perdananya pun dilaksanakan dengan program nonton bareng di Auditorium Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Kamis (7/12).

“Film ini kita putar di UMP. Ada sesi pagi, siang, dan sore, sehingga proses pemutaran akan dilihat dari kapasitas gedung. Tim Mixpro yang menjadi produser film ini juga hadir di Palembang,” ujar Robiyatul Maulana, aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palembang, yang ditunjuk DPD IMM Sumsel, sebagai Koordinator teknis pemutaran film.

Robi menjelaskan, sejak tiga pekan lalu, pihaknya melakukukan koordinasi dengan sejumlah lembaga dan organisasi yang bernaung di Persyarikatan Muhammadiyah untuk mendukung pemutaran film M20H. Hal ini dilakukan, terkait dengan genre film M20H yang sepenuhnya berlatar belakang Muhammadiyah di Sumsel.

Lihat Juga :  Udara Membahayakan Akibat Asap, Siswa Diliburkan, Diminta Tetap Belajar di Rumah

Menurutnya, keluarga besar Muhammadiyah wajib menonton, sebab ini film perdana yang diproduksi oleh keluarga Muhammadiyah dan dimainkan oleh para pemain lokal Palembang. “Selain Nobar hari ini, kami juga gelar nobar pada 14 Desember di Graha Budaya Sriwijaya dengan tiket Rp20.000 saja,”terang dia.

 

Syuting film Meniti 20 Hari

Sementara itu, Sukriyanto AR, Ketua LSBO PP Muhammadiyah mengatakan, film yang mengadaptasi kisah KH AR Fachruddin muda ini mengandung unsur pendidikan karakter yang baik untuk anak muda zaman sekarang. “Film ini adalah salah satu upaya Muhammadiyah untuk melakukan reformasi budaya, lewat berbagai bidang seperti film, musik, dan lainnya,” ujar dia.

Sukriyanto berharap, ke depannya juga bisa melahirkan film-film lain sehingga akan muncul bintang baru, penulis cerita, dan sutradara baru dari Muhammadiyah. Film ini menceritakan para kaum muda yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah yang melakukan perjalanan sepanjang 1.300 km menaiki sepeda dari Palembang ke Medan.

Lihat Juga :  Ini Dalil Anjuran Makan Buah Sebelum Makanan Utama

Para pemuda yang menaiki sepeda harus berjalan hingga 20 hari lamanya untuk menghadiri kongres ke-28. Perjalanan tersebut dipimpin Abdul Razak (AR) Fachruddin (saat muda). Film ini sebelumnya sudah dilounching oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 18 Maret 2017 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

“Saya tahu tentang nobar film ini dari teman kampus. Kebetulan memang sedang belajar tentang pembuatan film, apalagi ini digarap wong kito, selain mengenal juga tokoh pemuda Muslim,”tutur Oki, Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Raden Fattah Palembang. (*)

Penulis: Yulia Savitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close