ADVERTORIALBERITA TERKINI

BACA dan MILIKI SEGERA AS SAJIDIN TERBARU Edisi 43 November 2017/Safar 1439 H

Fenomena Ustadz Abdul Shomad

Akhir-akhir ini umat islam di kota Palembang Darussalam mendapat siraman rohani dari beberapa ustadz, da’i yang belakang ini, sangat terkenal dan jadi populer menghiasi di jagad media sosial (Medsos), salah satunya yang saat ini menjadi buah bibir yakni ustadz Abdul Shomad. Masya Allah, ketika perayaan tahun baru 1 Muharram1439 H, tabligh akbar di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, ribuan umat islam membanjiri mendengarkan tausiyah dari ustadz Abdul Shomad. Fenomenal sekali.

Memang saat ini, sosok da’i asal Pekanbaru, Riau ini sangat ngetop dan nyaris setiap kali buka channel youtube khusus ceramah agama islam, ustadz Abdul Shomad pasti menduduki posisi pertama, boleh dikata kalau ada 10 ustadz yang ada di medsos tersebut, maka 7 video itu menampilkan ustadz Abdul Shomad.

Orang bijak mengatakan setiap masa ada orangnya, dan tidak berlebihan pada era medsos sekarang ini, ustadz Abdul Shomad-lah orangnya. Sebab, ketika era masa-masa ceramah agama di televise, radio ataupun langsung diatas panggung, lagi ramai-ramainya orang khususnya umat islam nyaris sama sekali tak mengenal seorang penceramah yang bernama Abdul Shomad ini. Apalagi, waktu itu deretan nama-nama pendakwah kondang seklas KH. Zainuddin MZ, Uje, Mama Dede dan lain sebagaimanya merajai televisi.

Lihat Juga :  Baca Alquran Sambil Berbaring, Bolehkah?

Sejatinya medsos termasuk sunnatullah, Allah-lah yang mengatur semuannya. Dan, Allah pulalah yang mendudukkan ustadz Abdul Shomad menjadi bintang dakwah di era medsos tersebut. Sekarang fenomena ustadz Abdul Shomad sudah membuat demam umat islam. Alumni Marokko dan Al Azhar,Kairo, Mesir ini, sangat sibuk. Berdasarkan ceritanya di berbagai medsos, dia baru bisa pulang ke rumahnya di Pekanbaru, pada hari Sabtu, selebihnya terbang ke berbagai kota memenuhi undangan untuk memberikan tausiyah dan pencerahan kepada umat islam.

Lalu kenapa pendakwah bertubuh kerempeng dan berpenampilan sederhana ini, tiba-tiba jadi fenemonal dan banyak disukai umat islam? Memang kalau disimak dan diperhatikan, cara ceramah dan materi yang disampaikan ustadz Abdul Shomad, benar-benar membuat pendengar, jamaah yang hadir jadi mengerti duduk perkara agama yang dipermasalahkan atau ditanyakan umat. Lugas, tegas dan diselingi humor melayu, itulah gaya dan penampilan ustadz Abdul Shomad, Lc, MA. Namun yang sangat mengagumkan adalah dalil dan nash Alquran dan hadist yang disampaikannya, sangat mencerahkan, terutama sekali ketika membahas masalah-masalah furu’iyah, cabang dan fikih yang selama ini, seringkali membingungkan, bahkan membenturkan jamaah pada pendapat yang sepihak.

Lihat Juga :  Waspada Angin Puting Beliung hingga Akhir Maret

Kami menilai fenomena Ustadz Abdul Shomad ini, bisa mengakhiri berbagai silang pendapat yang tak berkesudahan di kalangan umat islam tentang masalah-masalah yang khilafiyah di kalangan ulama. Umat islam telah mendapatkan pengetahuan yang memadai dari penjelasan dan ceramah ustadz Abdul Shomad yang selalu mengetengahkan dalil-dalil yang mumpuni dari empat mazhab yang popular.

Sudahilah cekcok yang tak berkesudahan yang melanda umat islam selama ini. Mungkin kehadiran ustadz Abdul Shomad yang fenemonal ini, juga tidak lepas dari skenario Allah Swt, agar umat islam di Indonesia ini, segera mengakhiri masalah khilafiyah yang mengancam ukhuwah Islamiyah selama ini.

Kami berpendapat bilamana materi dan dakwah yang disampaikan Ustadz Abdul Shomad ini, benar-benar merasuki umat islam di negeri ini, maka saatnya umat islam bisa berlapang dada, berbesar hati dalam menerima setiap perbedaan dan faham yang diyakini masing-masing. Ternyata apa yang berkali-kali disampaikan ustadz Abdul Shomad, semua faham, cara beribadah dan lain-lainnya, semuanya ada dalil dan nash jelas. Jadi, tak perlu lagi saling menyalahkan dan saling membenarkan pedapatnya sendiri. Inilah makna dari fenomena ustadz Abdul Shomad. (*)

 

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close