Uncategorized

Target Tahun 2030 Makanan Khas Pempek Palembang Mendunia

PALEMBANG, AsSAJIDIN.Com – Untuk lebih memperkenalkan makanan khas Palembang terutama pempek agar lebih mendunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelar pertemuan dengan 160 pengusaha pempek di Kota Palembang, Jumat (8/9).
Bertempat di kediaman rumah dinas (Rumdin) Walikota Palembang, ke-160 pengusaha pempek ini berdialog dengan Walikota Palembang Harnojoyo, bagaimana agar makanan khas Palembang ini bisa go internasional dan dikenal sampai ke mancanegara.
“Kita targetkan pempek go internasional, lebih mendunia. Tidak hanya dikenal di Nusantara saja, akan tetapi bisa sampai ke Eropa. Kalau bisa di 2030 pempek ini sudah mendunia,” kata Harnojoyo.

Harnojoyo mengatakan, dalam pertemuan ini, Pemkot Palembang akan mencoba membantu atau memfasilitasi bagi pengusaha pempek yang ingin membuka toko pempek di luar negeri.

Hal ini tidak lain karena telah adanya pembicaraan sebelumnya dengan staff ahli presiden Republik Indonesia yang bersedia untuk memfasilitasi keinginan dari pengusaha pempek tersebut.
Hanya saja, saat ini memang masih akan dibahas lebih lanjut lagi mengenai hal tersebut. Pasalnya saat ini memang sudah ada pengusaha pempek yang mengirimkan penganan pempek ini ke luar negeri, namun masih secara individu.

Lihat Juga :  Targetkan 3 besar Peserta Pemilu, Ramlan Holdan Kembali Pimpin PKB Sumsel

“Kita akan bahas lagi lebih lanjut, bagaimana mekanismenya seperti perijinannya agar tidak di persulit. Apalagi makanan pempek ini masuk di tiga besar makanan yang paling disukai,” jelas Harnojoyo.
Karena itu, Harno juga meminta kepada para pengusaha pempek ini agar terus berinovasi dengan makanan yang berbahan dasar ikan ini. Mengingat makanan tersebut tidak bisa bertahan lama dan paling lama bertahan tiga hari.

Foto: RIA A — Pertemuan Walikota Palembang dengan pengusaha pempek di Palembang.

“Teruslah berinovasi, bagaimana agar makanan ini sesuai bisa mengikuti tren zaman saat ini dan sesuai dengan keinginan para pembeli, terutama warga negara asing,” harapnya.
Sementara itu, Yeni, pemilik pempek Cek Molek mengaku baru kali ini diajak pemerintah untuk mempromosikan pempek ke mancanegara.
Selama ini pihaknya masih terkendala masa layak konsumsi pempek yang dikirim ke luar negeri. Sebab, pempek normalnya hanya bisa bertahan selama tiga hari.

Lihat Juga :  Kalender Pariwisata Palembang Sepanjang 2023, Yok ke Palembang

“Ini yang kita cari solusinya biar tahan berbulan-bulan tanpa pengawet kimia. Termasuk juga bahan baku, seperti ikan yang masih fresh,” kata dia.

Sementara Sultan, owner Pempek Wawa mengatakan, asosiasi sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dunia dalam ekspor pempek. Asosiasi itu nantinya bisa berbagi tugas memproduksi jenis-jenis pempek ke negara tujuan.

“Apalagi sudah kontrak dengan negara luar, kalau tidak bisa memenuhi permintaan jelas kena pinalti, kita yang rugi. Kalau berbagi tugas berapa ton pun pasti siap diproduksi,” tegasnya.(*)

Penulis: Ria Amalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button